Minggu, 14 Juni 2020

My Drakor List


Karena saya memang salah satu jajaran sufi. Suka nonton film. Suka nonton drama juga. Jadi, akan banyak sekali yang saya sebutkan kalau ditanya tentang list drakor yang sudah saya ikuti. 

Kali ini saya hanya akan bahas beberapa drakor yang berkesan buat saya. 

1. Full House

(Pinterest) 

Drama nikah kontrak antara Song Hye Kyo dan Rain ini awalnya tak begitu menarik perhatian saya. Tapi, karena penasaran dengan obrolan teman-teman. Dan saya selalu roaming, ga ngerti mereka ngobrolin apa. Akhirnya, saya nonton drama ini juga. Bahkan, nobar pas pulang kampung saat menjelang lebaran, bersama saudara handai taulan. Hehe. 

Kenapa drama ini berkesan buat saya? Karena drama ini berhasil mempengaruhi gaya saya nguncir rambut. Yang biasanya kuncir biasa. Jadi agak miring-miring gitu kayak Han Ji Eun. 😂

Dari drama ini juga saya jadi hafal lagu 3 Bears. 😆

Dan, drama ini adalah drama perdana yang saya tonton, yang nasib pemain pendukungnya ga ngenes amat. Karena love storynya segi empat, bukan segi tiga. Walau sampai akhir cerita para pemain pendukung ga resmi bersatu juga sih. 

2. Princess Hours

(Pinterest) 


Drama nikah antara Pangeran Shin dan rakyat jelata karena perjanjian tetua keluarga ini berhasil menyedot perhatian saya dan adik. Diperankan oleh Joo Ji Hoon dan Yoo Eun Hye, entah kenapa saya sangat suka drama ini pada masanya. Sampai saya dan adik memesan pin yang berbau Princess Hours. Pin gambar teddy bears dengan dandanan ala korea seperti icon Princess Hours. Saya juga mengumpulkan ost drama ini,dari ost yang memang lagu sampai akustik atau instrumentalnya. Mungkin karena saya saat itu pun duduk di bangku SMA seperti cerita pemain drama ini. 

Drama bergenre romance comedy yang dibalut fiksi kerajaan Korea ini menceritakan kisah Pangeran Shin yang cool dengan Chae Kyung yang free style. Dibumbui kisah perebutan kekuasaan, lika liku kisah Cinta segi empatnya, membuat saya dan teman-teman SMA menggandrungi drama ini. 

Masih senada dengan Princess Hours, My Sassy Girl juga drama sekolah yang saya senangi. Drama dengan genre sekolah, romance, komedi ini berhasil membuat saya menjerumuskan om dan teman-temannya ke dalam drakorian. Haha. 

3. Ghost aka Phantom
(Pinterest) 

Bosanlah sama yang sweet dan love story yang khayali. Ghost aka Phantomnya So Ji Sub hadir menemani. Drama yang bisa ditonton bareng sekeluarga tanpa khawatir tiba-tiba ada adegan kiss atau skinship antara pemeran. Walau bisa dibilang bumbu romancenya tipis banget, drama Ghost ini tetap asik banget ditonton. 

Kenapa? Karena si villain sudah ketauan dari awal. Tapi, ada proses panjang yang harus dilalui untuk membuktikan kejahatan si villain itu. Tak seperti drama kriminal pada umumnya yang justru mencari si penjahat. 

4. While You're Sleeping

(Pinterest) 


Ternyata, saya ga bisa jauh-jauh dari drama berbau romance. Setelah hiatus ga nonton setelah melahirkan anak pertama, kedua, akhirnya kembali ke drakor dengan membaca sinopsisnya. Hoho. Seniat itu diriku. Walau jadi ga tahu soundtrack nya. Baca sinopsis drakor cukup menghibur saya kala itu. Thanks to blogger yang nulis sinopsis. Kalian terbaik. Hehe

Nah, salah satu sinopsis yang saya baca adalah dramanya Bae Suzy dan Lee Jong Suk. Drama tentang fantasy, kriminal, juga romance ini berhasil membuat saya bertahan sabar menunggu sinopsis setiap minggunya. 

Drama ini juga yang membuat saya kenal dengan Jung Hae In dan Lee Sang Yob. Kenal dari mana? Haha. Tahu maksudnya gtu lho. 

Apalagi terkuak kelakuan kocak Lee Sang Yeob saat datang di Running Man. Saya tambah menantikan kehadiran si villain di drama WYS ini di drama atau reality show lain. Saat ini, Lee Sang Yeob juga sedang main di drama Good Casting, dan terbukti kalau doi memang ngocol abis. 

5. Extraordinary You
(Pinterest) 


Setelah berkubang membaca sinopsis drakor bertahun-tahun. Akhirnya, saya kenalan dengan viu. Di viu, saya menonton drakor bergenre school romance fantasy (lagi). Apalagi drama ini sangat kental dengan komedinya. Ekspresi Eun Dan Oh itu precious sekali buat saya. Perbedaan antara ekspresinya di stage dan shadow sering membuat saya terkikik sendiri. 

Cerita tentang karakter komik yang sadar bahwa dirinya hidup dalam dunia komik. Awalnya dia berpikir bahwa dirinya adalah female lead di dalam cerita. Ternyata, zonk. Hoho. Dia hanya sekedar 'extra', pemain pembantu yang ditakdirkan memiliki cinta bertepuk sebelah tangan bertahun-tahun. Tragisnya, kondisinya diperparah dengan penyakit jantung. Merasa tidak adil dengan kondisinya, ia berusaha untuk mengubah takdirnya.

Kocak sekali melihat ekspresi dan acting Kim Hye Yoon disini. Dia pun terlihat sangat menjiwai karena cerita Dan Oh, sama seperti dirinya. Kim Hye Yoon perdana jadi female lead dalam drama ini. Setelah perjalanan panjangnya menjadi 'extra' di drama lain. 

Tak sendiri, extraordinary you dipenuhi pemain wajah baru. Seperti Rowoon (bukan Rawon ya), dari SF9, sebagai Haroo, sang male lead. Juga, Lee Jae Wook, sebagai Baek Kyung. Membuat drama ini semakin fresh. 

Tadinya saya mau nulis Hospital Playlist juga. Tapi, khawatir saya sudah terlalu banyak menulis tentang ini. Teman-teman bisa baca tulisan-tulisan saya sebelumnya tentang drama yang paling terakhir saya ikuti, bukan The King, bukan. Tapi, Hospital Playlist. Setelah sebelumnya juga menonton Hi Bye Mama!

Itu list drakor saya. Kalau kamu gimana? 

Btw, tetap keep on the track ya gaes. Nonton boleh, tapi jangan sampai kita melalaikan kewajiban lainnya. 
Salam hangat dari mamak beranak tiga yang masih suka nonton juga. Hehe


Selasa, 09 Juni 2020

Ku Suka Drakor Genre...


Hidup kita sudah cukup rumit, penuh masalah, dan sedih, makanya saya pilih-pilih untuk genre drakor atau film sebagai tontonan hiburan.

Bukan cuma itu saja, saya termasuk yang baperan. Kalau menangis karena tontonan saya akan total menangis. Sampai mata bengkak seharian.

(Soompi) 

Kalau saya kesal atau marah karena tontonan, orang lain pun akan kena dampaknya. Astagfirullah. Saking begitu menghayatinya saya menonton.

Karena saya kenal karakter saya yang seperti ini. Saya akhirnya lebih memilih genre aman. Genre yang ga akan membuat mata saya bengkak. Kalau pun menangis, menangis karena tertawa terpingkal-pingkal. Genre yang ga akan membuat saya marah-marah, justru jadi tambah bahan untuk bercanda.

1. Genre Komedi

Genre komedi menempati urutan pertama saat saya akan menonton. Tapi, ga ada kan drama atau film yang pure komedi. Jadi, biasanya saya pilih drama romcom atau romance comedy, atau yang bertema keluarga atau persahabatan.

Beberapa drama yang membuat saya jatuh hati dan bisa teman-teman coba tonton:

Hospital Playlist

(Tumblar) 

Drama yang baru saja tamat, Hospital Playlist. Drama paket komplit yang isinya tentang persahabatan, keluarga, juga komedi. Dan akhirnya saya pun jadi salah satu fans nya dokter Ikjun. Dokter yang sangat akrab dengan anaknya. Sangat akrab dengan teman-temannya. Dan sering melakukan hal gila yang mengundang gelak tawa. Nut Job Ik Jun


Waikiki

(Pinterest) 

Drama ini sukses membuat saya tertawa di setiap episodenya. Ada saja kelucuan dan keanehan yang dibuat oleh para pemainnya. Ekspresinya pun patut diacungi jempol. Sampai dibuat seasons 2 nya. Walau saya baru menonton potongan season 2 nya saja, tapi saya ikut tertawa saat melihatnya. Hehe

Extraordinary You

(Soompi) 

Drama 'aneh' dengan jalan cerita yang baru untuk saya. Masuk ke genre fantasy juga. Tapi, yang membuat saya sangat tertarik untuk mengikuti drama ini. Sampai rela bangun pagi saat orang-orang masih terlelap, adalah karena ekspresi Eun Dan Oh. Ekspresif sekali. Saat dia bingung. Saat dia kepedean karena menyangka dirinya tokoh utama dalam cerita. Ekspresi dan aktingnya sungguh menarik saya untuk menontonnya dan menikmati drama ini tanpa skip. Daebak! Walau ratingnya tak begitu Bagus.

Dan masih banyak drama komedi lainnya. 

2. Genre Fantasy

Imajinasi, fantasy membebaskan cerita mengalir, walau tak masuk akal. Ya, karena fantasy. Sah-sah saja dong. Saya suka genre fantasy apalagi tema time travel. Kembali ke masa lalu, mengubah beberapa kejadian. Atau bahkan kembali ke masa sejarah.

(Pinterest) 

Seperti drama Go back couple, My familiar wife, yang kembali ke masa lalu untuk mengubah jalan cerita hidupnya. Atau scarlet heart ryeo, cerita tentang IU yang pergi ke jaman sejarah. Atau Faith, dokter yang diculik untuk menjadi 'dukun' di masa sejarah.

Entah kenapa, suka saja melihat cerita time travel seperti ini. Senang dengan momen pemainnya bisa memprediksi peristiwa. Senang dengan momen proses adaptasi para pemainnya di kehidupan yang ia datangi. Senang dengan ekspresi aneh dan bingung dengan kebiasaan yang dibawa oleh pemain dari masa sekarang ke masa yang ia datangi. Wow gtu.

3. Genre Sejarah (Sageuk)

Sageuk jadi list genre selanjutnya. Padahal isi ceritanya biasanya lebih rumit, penuh intrik kekuasaan, politik. Tapi, seru. Saya menikmati menonton Dae Jang Geum walau episodenya sangat panjang. Saya juga menikmati menonton Queen of Seondok. Walau isinya tentang revolusi, politik dan episodenya juga panjang, lebih dari 16 atau 24 episode.

Deokman and Bidam (Pinterest) 

Bahkan kini saya 'tersesat' ke drama sejarah Cina. Saya akan bahas bedanya drama sejarah Korea dan Cina ditulisan yang lain.

Tapi, yang membuat saya senang dengan sageuk salah satunya adalah pakaian. Saya senang sekali melihat pakaian di jaman kerajaan. Untuk saya, pakaian kerajaan membuat mereka terlihat lebih cantik, anggun untuk aktrisnya. Dan membuat para aktornya terlihat lebih gagah, maco gtu. Selain tentu, pakaian jaman kerajaan jauh lebih sopan dari pakaian jaman sekarang di Korea sana. Ups, sorry.

Terkadang, saya suka menjadikan pakaian mereka sebagai inspirasi untuk saya membuat gamis. Gamis ala handbok yang manis.

4. Genre Romance

Romance tak bisa dipisahkan dari drakor. Banyak yang halu dengan cerita drakor saking bagusnya pengemasan cerita sehingga seolah nyata padahal hanya sebatas layar kaca. Romance dalam drakor pun ada levelnya. Ada level full of romance, ada juga yang tak begitu fokus pada romance, ada yang hanya menjadikan romance sebagai selingan.

Untuk yang full romance, cerita akan berfokus pada kisah percintaan para tokoh utama dan pendukung. Diselingi dengan masalah atau konflik yang ada. Begitu pun dengan level di bawahnya, fokus percintaan akan berkurang tak sebanyak yang full romance. Para pemain dibuat sibuk mengurusi masalah yang ada, bukan kisah cintanya. Apalagi yang menjadikan romance hanya sebagai selingan. Seperti drakor Terus Behind Me, atau Ghost aka Phantom. Walau ada bumbu romancenya, tapi lebih banyak adegan para aktor yang sibuk menyelesaikan masalah.

(Pinterest) 

Banyak ternyata genre drakor yang saya sukai. Tapi, apapun genrenya, kita punya alasan masing-masing.

Kalau kamu tim nonton drakor genre apa nih?


Minggu, 07 Juni 2020

Parent and Children Relationship Goals

Uju and Ikjun

(Idntimes) 


Manusia itu makhluk sosial, kita membutuhkan satu sama lainnya. Apalagi anak-anak. Mereka membutuhkan sosok orangtuanya, ayah dan ibunya. Maka, muncullah harapan hubungan antara anak dan orangtua ini. 

Dalam drakor yang baru saja selesai, saya menemukan relationship goals, bukan hanya antara teman, tetapi juga antara ayah dan anak. 

Ya, di dalam drakor Hospital Playlist, cerita tentang Ik jun dan Uju selalu saya tunggu. Hebatnya sang ayah yang walau seorang dokter, sibuk dengan pekerjaannya, selalu menyempatkan dan menikmati kebersamaan bersama anak laki-lakinya, Uju. 

Favorite Person

(bitchesoverdrama) 


"You are my favorite person in the entire universe"

Ini jadi kalimat favorit saya sepanjang drama. Terharu. Orangtua, khususnya saya, tak selalu percaya diri bisa membimbing, mengurus anak-anaknya dengan baik. Tapi, anak-anak selalu percaya, orangtuanya, baik ibu juga ayahnya, adalah yang terbaik untuk mereka. Buktinya, lihatlah senyuman anak-anak kala orangtuanya datang. Perhatikanlah paniknya mereka kala ditinggal orangtuanya, padahal hanya ditinggal ke kamar mandi. 

Betapa anak-anak akan berulah seribu satu macam gaya untuk mendapatkan perhatian orangtuanya. Mereka pun akan marah dan tak suka kala orangtua tak memperhatikannya. 

Walau hanya pencapaian yang bagi kita "cuma gtu doang", tapi anak-anak akan senang memperlihatkannya pada kita, orangtuanya. Kenapa sampai harus diperlihatkan pada kita? Karena kitalah orang yang paling penting bagi anak-anak di alam semesta ini. 

Betapa anak-anak ingin selalu ada di dekat kita. Mengikuti kemana kita pergi. Bahkan, banyak ibu yang harus membawa serta anak-anaknya ke dalam kamar mandi kala buang air. Saking tidak maunya anak-anak ditinggalkan. 

Have Fun

(idntimes) 

Hubungan dokter Ikjun dan Uju mengingatkan saya untuk have fun bersama anak. Bahkan dari sejak kemunculannya di episode pertama, momen helm Darth Vader dan pedangnya yang dipakai Ikjun menjadi gambaran bahwa ia senang bermain bersama anaknya. 

Main bersama anak itu sangat berarti untuk perkembangan anak. Bahwa kita, orangtua ada untuk mereka. Kita bukan hanya hadir secara fisik, tapi juga ikut menikmati dan bersenang-senang bersama mereka. 

Ada empat manfaat orangtua main bersama anak dilansir dari situs jhonsonsbaby:

1. Menyehatkan 

Main bersama akan membuat tubuh aktif bergerak, sehingga fisik anak pun terlatih. Fungsi organ tubuh pun akan bekerja secara optimal. Tubuh dapat membakar lemak, aktif mengeluarkan kotoran bahkan racun dalam tubuh lewat keringat, melatih ototnya menjadi lebih lentur dan kuat. Secara psikis, mendampingi anak bermain akan menumbuhkan sikap percaya diri dan keberaniannya. Karena ia merasa aman akan hadirnya kita di dekatnya. 

2. Peka terhadap tumbuh kembang anak

Main bersama anak berarti kita menghabiskan waktu dengan mereka. Berarti, kesempatan memperhatikan mereka. Memperhatikan tumbuh kembangnya. Si kecil sudah bisa apa saja. Mana yang sudah dikuasi dan mana yang harus distimulus. 

3. Mempererat ikatan emosional

Berbagi momen bersama akan mempererat ikatan emosional antara orangtua dan anak. Ikatan yang membuat anak nyaman berada di dekat orangtuanya. Ikatan yang membuat anak nyaman dengan lingkungannya. Sebagaimana ikatan dari dalam rumah memiliki peran penting untuk melatih kemampuan sosial dan emosionalnya di masa mendatang. 

4. Mengurangi stress pada orangtua dan anak

Menikmati waktu bersama, tertawa dan bercanda bersama akan memberikan kebahagiaan dan momen yang berarti bagi orangtua dan anak. Stress dan rasa khawatir yang ada pada orangtua, juga ada pada anak. Waktu main bersama, menjadi salah satu waktu yang menghilangkan stress tersebut. Sehingga akan mengurangi stress baik itu pada orangtua atau anak. 

Kita, orangtua memiliki peran yang tak tergantikan oleh orang lain. Bahkan oleh kakek neneknya sekalipun. Buatlah quality time bersama buah hati. Ingatlah bahwa anak adalah titipan ilahi. Jangan disiakan atau diabaikan. Bersyukur dan bersabarlah selalu menghadapi dan membimbingnya. 

Karena bagi anak-anak, orangtualah pusat semestanya. Orangtualah segalanya. Seperti kata Uju pada ayahnya, "You are my favorite person in the entire universe". 

Sabtu, 06 Juni 2020

Tempat Menonton Drakor



Setelah seru seruan membahas review beberapa judul drakor atau kmovie juga bahas tentang alasan suka drakor dan movienya. Kali ini kita bahas tempat nontonnya. 

(Tumblr) 


Ada beberapa 'tempat' buat saya nonton drama korea selama ini, diantaranya:

1. Tv
(Pinterest) 


Sebelum jamannya smartphone, sang kotak ajaib ini jadi andalan tuk nonton segala jenis tontonan, termasuk drakor. Mulai kenal drakor pun awalnya dari tv. Alias ditayangkan di salah satu channel tv. Setelah tertarik dengan drakor dan movienya, mulailah membeli dan meminjam segala bentuk kepingan cd dvdnya untuk diputar di tv. Lumayan sering juga jalan-jalan ke flower city. Setelah menyimak review drama atau movie dari siaran radio. Hehe

2. Situs drakorindo

(Soompi) 

Setelah dunia berkembang dengan kecanggihan internetnya. Kepingan cd dan dvd mulai ditinggalkan. Ditambah lagi, alatnya pemutar dvd waktu itu rusak. Beralihlah ke laptop dengan situs drakornya. Salah satu situs drakor yang sering disambangi untuk mengunduh drakor dan film, yaitu drakorindo. Biasanya saya nitip ke adik yang baik hati tuk mengunduh drama atau movienya. Tapi, tak berlangsung lama karena adik pun sudah tak ada sumber wifi buat unduh lagi. 

3. Telegram

(Pinterest) 


Saya pun kenalan dengan channel telegram tuk menonton drakor dari teman di KLIP. Ternyata, telegram kaya akan channel drama, film, sampai original soundtrack, juga Music video, termasuk dari negeri ginseng sana. Channel telegram lebih ramah kuota dan lebih praktis. Karena bisa ditonton via handphone. Untuk saat ini, saya lebih pilih telegram. 

4. Instagram

Walau sudah jatuh hati pada telegram, ada kalanya saya tak bisa menonton dari awal sampai akhir. Atau kuota tidak memungkinkan. Instagram jadi pelarian saya tuk menonton potongan scene drakor. Salah satu akun instagram favorit saya, @iiruni. 

Tetap harus berhati-hati tuk mengunduh atau menonton streaming. Resiko kebocoran data kita jadi peluang terbesar karena mengunjungi situs-situs ilegal. Atau ada malware yang membuat komputer atau laptop atau handphone jadi lambat. 

Selain 4 opsi di atas, ada tempat menonton yang lebuh aman, karena legal. Seperti Netflix, Iflix, Viu, Viki, Wetv,  dan lainnya. Walau harus berbayar, tenang pandemi saat ini situs-situs berbayar menyediakan promo atau potongan harga. 

Simak juga cerita teman-temanku tentang tempat menonton drakornya. 
Selamat mencoba. 

Kamis, 04 Juni 2020

Ada Apa dengan Drakor?



Saat pandemi ini, banyak orang yang terseret gelombang korea. Termasuk drama juga filmnya. Karena terus #dirumahaja, orang-orang menjadikan nonton sebagai salah satu hiburan. Bosan dengan film yang ada, penasaran dengan drama korea, akhirnya malah ketagihan. Hehe. 

(Facebook) 


Kalau saya sih, sudah kenal drakor sejak dramanya mbak Jang Nara di "My Love Pattzy". Walau saat itu, ga ngerti dengan jalan ceritanya, karena ga fokus nonton dan ga begitu tertarik dengan ceritanya. Tapi, sampai sekarang masih terngiang soundtracknya yang dinyanyikan sendiri oleh mbak Jang Nara. 

Sebagai orang yang sufi (suka film), saya suka nonton semua film, termasuk korea. Buat saya Korea membawa nuansa baru, baik itu genrenya romance, drama, komedi. 

Brand New Story

Tuk cerita romance biasanya kita disuguhkan dengan konflik Cinta segitiga. A naksir B, tapi B naksir C. Di drakor, romancenya tak melulu segitiga, bisa segiempat, atau bahkan segilima. Suatu terobosan baru buat saya. 

Totalitas Acting Para Casting

Jalan ceritanya film dan drakor itu mengalir, tidak ujug-ujug. Sehingga penonton pun jadi paham dan ikut menghayati perasaan para aktor dan aktrisnya. Wajar kalau banyak yang ikut emosi kala ada adegan pemainnya didzalimi. Atau banyak juga yang menitikkan bahkan banjir air mata kala menonton scene sedih. Saya pun sering ngakak sendiri melihat kekonyolan para pemainnya. 

Wajar kan jika akun medsos para pemain diserbu netijen dan netijah Indonesia. Seperti drama tentang perselingkuhan yang sedang booming kemarin. Akun mbak So Hee yang berperan sebagai Da Kyung diserbu netijen dan netijah Indonesia dengan komen pedas yang ditambahkan kata "pelakor". Astaga naga. 

Baca juga review Hospital Playlist

Detailing Luar Biasa

Selain alur ceritanya yang baru buat saya. Hal lain yang membuat saya suka dan senang menonton drakor adalah detailing yang luar biasa. Totalitas make up nya. Alat dan kostum pemainnya. Luar biasa. 

Tak heran kalau saat airing suatu drama atau film, banyak iklan bertebaran menjual barang-barang yang iconic dari film atau drama tersebut. Seperti kalung, gelang, gantungan kunci, dll. 

Soundtrack

Semuanya itu ditambah dramatis dengan soundtrack yang pas. Scene sedih semakin terasa menyayat hati. Scene lucu dan konyol semakin mengundang gelak tawa. Dan soundtrack ini akan terngiang, tersimpan dalam memori walau film atau dramanya sudah lama ditonton. Apalagi banyak soundtrack versi akustik yang dipakai acara-acara. Semakin menambah kesan mendalam tuk soundtrack. 

Itu sedikit alasan kenapa saya suka film atau drama korea. Ditambah bonus penampilan aktor dan aktrisnya yang enak dipandang. 

Dari sini saja terlihat betapa seriusnya mereka menggarap film juga drama. Wajar kalau respon penonton pun waw padanya. Muncul tunas-tunas baru drakorian, juga remake drakor dan film korea. 

Betullah kata pepatah, "Proses takkan mengkhianati hasil. "


Baca juga kisah teman-teman saya yang lain, yuk. Mbak Risna , Mbak RijoKak DwiMbak NastitiTeh Gita, Manda, dan Teh Ima, juga Lithaetr

Jadi,  mau nonton apa dulu nih? 

Selasa, 02 Juni 2020

Paket Lengkap Drama Hospital Playlist

(soompi) 

Cari drakor yang ga cuma romance? Ga menye-menye. Ada kisah persahabatan, keluarga, juga perjuangan dan pengorbanannya juga ada komedinya. Fix, Hospital Playlist patut dicoba. 

Kisah tentang persahabatan 5 orang dokter senior. Mereka berteman mulai sejak masuk ke jurusan kedokteran Universitas Seoul tahun 1999 sampai kerja di tempat yang sama, Yulje Medical Center. Dokter yang semuanya punya kesibukan masing-masing, punya hobi berbeda, tapi tetap menyisihkan waktu untuk sekedar makan bersama, karaokean, juga ngeband. 

Minus 5

(kpopchart.net) 


5 dokter yang bersahabat ini punya julukan Minus 5. Karena masing-masing mereka punya kekurangan (minus) ditengah kepiawaiannya. 

Pertama, Chae Song Hwa, diperankan oleh Jeon Mi Do, sebagai profesor bedah saraf. Ia dijuluki 'setan' oleh yang lain karena piawai melakukan tugasnya sebagai dokter, senang mengajar mahasiswanya, suka membantu juniornya. Walau sibuk, ia pun pandai bersosialisasi, juga hobi berkemah dan kadang melakukan hal gila. Oia, dokter Song Hwa juga jago sekali parkir, bahkan ia bercanda akan menjadi supir kalau tidak jadi dokter lagi. 

Kedua, Lee Ik Jun, diperankan oleh Jo Jung Suk, sebagai dokter saluran pencernaan yang kocak, sangat easy going, ia punya teman di tiap departemen. Ia sudah menikah dan punya satu anak laki-laki yang cerdas dan menggemaskan, U Ju. Dokter Ik Jun LDM dengan istrinya yang kerja dan tinggal di Jerman. Kalau dokter Song Hwa sesekali melakukan hal gila, maka Ik Jun selalu melakukan hal gila. Ada lebih dari 10 scene yang iconic tentang Ik Jun di drama ini. Salah satunya adalah di episode pertama, kala ia ke rumah sakit karena anaknya mengelem helm mainan Darth Vader star wars. Sementara, ia harus melakukan operasi. Jadilah ia pun melakukan operasi dengan helm star warsnya. 

Ketiga, Ahn Jung Won, diperankan oleh Yoo Yeon Seok, sebagai dokter anak berhati malaikat. Profesor Ahn adalah anak salah satu petinggi di Yulje Medical Center. Walau begitu, ia sangat perhitungan kalau temannya meminta bantuan atau meminjam uang. Gaya hidupnya pun sangat sederhana, seluruh gajinya bahkan ia sumbangkan diam-diam untuk orang-orang yang tidak mampu, termasuk pasiennya yang kesulitan biaya. Jadi, tak ada yang menyangka bahwa ia adalah anak pejabat. 

Keempat, Kim Joon Wan, diperankan oleh Jun Kyung Ho, sebagai dokter bedah jantung. Sifatnya sangat berbeda saat bekerja dengan saat berkumpul dengan sahabatnya. Kala bekerja dokter Joon wan sangat blak-blakan, tegas. Sementara saat bersama sahabatnya, ia tak malu melakukan hal aneh. 

Kelima, Yang Seok Hyung, diperankan oleh Kim Dae Myung, sebagai dokter obgyn. Dokter Seok Hyung pun sudah menikah seperti Ik Jun, tapi ia bercerai dan belum punya anak. Seok Hyung terlihat childish diantara sahabatnya. Ia selalu mengadu tentang sahabatnya pada ibunya. Saat makan bersama pun ia akan menelpon ibunya untuk menanyakan apakah ingin dibawakan makanan atau tidak. Anak mama banget. Walau kemudian diceritakan apa yang membuatnya seperti itu. Seok Hyung yang baik hati ini tidak pandai bersosialisasi walau ia anak orang kaya. Introvert. Ia lebih senang sendirian atau bersama sahabatnya saja. Ia tak nyaman jika harus berkumpul bersama yang lain. 

Bukan Sekedar Drama Dokter

Kalau drama dokter biasanya fokus bercerita pada masalah kesehatan pasien, adegan jahit menjahit, berdarah-darah, dan penuh istilah yang asing dengan telinga. Drama HP ini justru bisa diambil pelajaran dari berbagai sisi kehidupan. 

Persahabatan

(koreaboo) 


Melihat 5 dokter ini banyak yang menjadikannya friendship goals. Baik saat syuting atau kehidupan nyata, mereka semua dekat. Mulai bersahabat sejak tahun 1999 dan terus bersahabat sampai sekarang. 21 tahun persahabatan dan masih terus berlanjut. 

Sikap perhatian ditunjukkan masing-masing orang kala menemui masalah. Misalnya saat dokter Song Hwa khawatir terkena kanker, yang untungnya saat dibiopsi hasilnya bukan kanker, melainkan kista. Satu persatu sahabat Song Hwa datang ke tempat kerjanya menanyakan hasil biopsi, bahkan Ik Jun membawa secangkir kopi untuk Song Hwa. So sweet and warm. 

Menyembunyikan Kebaikan

Dari profesor Ahn, saya belajar, tak perlu menunjukkan kebaikan. Tak perlu pujian atau hormat dari orang karena status dan jabatan. Cukupkan diri dengan sederhana dalam kehidupan. 

Selipkan Humor dalam Kehidupan

(dramabeans) 


Hidup itu dipenuhi kesulitan dan permasalahan, apalagi bagi dokter seperti 5 sekawan ini. Jangan ragu selipkan humor tuk menikmati setiap episodenya. Seperti yang sering dilakukan Ik Jun. Baik saat ia bersama dengan sahabatnya atau bersama putra tercintanya, U-ju. 

Keluarga

(bitchesoverdrama) 


"You are my favorite person in the entire universe", itu yang dikatakan U-ju, pada Ik Jun setelah bercerai. Di tengah perasaan bersalah dan terluka karena berpisah. U-ju hadir sebagai kekuatan bagi Ik Jun dengan kalimatnya yang cerdas dan mengundang gelak tawa. Momen Ik Jun dan U ju jadi momen yang saya nantikan. Betapa ayah dan anak saling menyayangi, menikmati waktu bersama dengan obrolan ringan. 

Intinya, drama Hospital Playlist ini sebuah drama paket lengkap bagi anda yang tak begitu ingin drama dokter yang berdarah-darah. 

Lagu-lagunya pun sangat menghibur dan enak didengar berhari-hari. Khususnya lagu yang dinyanyikan saat mereka ngeband. Classic. Nostalgia. 

Mau coba nonton drama ini? Selamat menikmati.

Baca juga review drama atau film terakhir yang teman-teman saya tulis, yuk. Deya,  DKManda,  Kak Dwi,  LendyagashiLithaetr






Senin, 01 Juni 2020

3 Pesan Setelah Nonton "Hi Bye Mama! "

(asianwiki) 

Hi bye mama! Dari judulnya saja sudah ketebak kalau drama ini akan penuh dengan adegan yang menguras air mata. Banyak mengandung bawang kata netijen jaman now mah. Tapi, hebatnya, trailer yang bertebaran sebelum drama ini dimulai ga ada sedih-sedihnya, justru lebih ke lucu. 


Drama yang menceritakan tentang seorang ibu yang memilih untuk menyelamatkan bayinya daripada nyawanya sendiri. Ibu ini, Cha Yu ri, tak rela meninggalkan dunia, sehingga ia menjadi arwah gentayangan. Setiap hari dia bermonolog akan segera pergi "ke atas" setelah melihat anaknya, Seo Woo, bisa merangkak, bisa berjalan, dan seterusnya. Begitu saja sampai 5 tahun akhirnya ia menjadi arwah gentayangan. Setiap hari pun, ia berdo'a agar Tuhan membiarkannya hidup sebentar saja agar bisa membersamai anaknya. Apalagi Seo Woo diduga bisa melihat arwah karena ia selalu menempel padanya selama 5 tahun. 

Hidup Kembali

Dan yap, keajaiban terjadi. Seperti mimpi, suatu hari, ia pun seolah terlahir kembali seperti manusia. Walau bingung, kenapa hal ini terjadi padanya tapi tidak pada teman-teman arwahnya yang lain. Ia hanya diberi waktu 49 hari di dunia sebelum akhirnya harus 'naik ke atas'. Cha yu ri tak melepaskan kesempatan ini. Ia berusaha mendekat pada anaknya, dengan menjadi pegawai catering di sekolah Seo Woo. PDKT dengan ibu baru Seo Woo yang akhirnya diijinkan menjadi penjemput dan pengasuh Seo Woo selama ibu baru ini bekerja. Untuk menikmati waktu bersama Seo Woo juga untuk mengusir arwah yang tinggal di sekitar Seo Woo. Agar Seo Woo tak lagi melihat arwah. 

Selain untuk anaknya, Yu ri pun beraktivitas bersama sahabatnya yang sudah seperti kakaknya sendiri. Bercerita, menikmati waktu mengobrol bersama. Yu ri juga do something untuk keluarganya; mengirimkan obat untuk sakit ibunya.Walau awalnya enggan menemui keluarganya, akhirnya Yu ri tinggal bersama keluarganya. 

Ada perasaan hangat yang menyelimuti saya saat melihat Yu ri tidur dalam dekapan ibunya, adiknya, juga ayahnya. Ibunya pun senang memanggil Yu ri berkali-kali. "Yu ri aah. Yu ri aah" 😢

(Soompi) 



Not Flat

Tentu saja, semua misinya tak berjalan mulus. Ada masalah yang harus diselesaikannya dengan suaminya, istri baru suaminya, sahabatnya, teman-teman arwahnya, juga keluarganya. 

(Cnnindonesia) 


Drama ini pun diselipi adegan yang mengundang gelak tawa penonton. Khususnya tingkah laku suami sahabatnya Yu Ri, sang dokter mental. Dari mulai setelan pakaiannya yang nyetrik, caranya memposting foto di medsos, cukup membuat saya bisa tertawa. 😂

(youtube) 


3 Pesan

Drama yang dibanjiri tetesan air mata setiap episodenya, membuat saya menangkap setidaknya 3 pesan. 

Pertama, hargai setiap waktu kita dengan keluarga. Baik itu pasangan, orangtua, anak, adik atau kakak. Karena kita tak tahu kapan kita akan berpisah dengan mereka. Jangan sampai saat berpisah justru menjadi saat yang sangat disesalkan karena kita belum optimal mengekspresikan kasih sayang, Cinta dengan tingkah laku kita pada mereka. 



Kedua, benarlah kata lagu yang mengatakan kasih ibu sepanjang masa. Alias tak terbatas waktu. Betapa Cha yu ri sangat sayang pada Seo Woo. Betapa ibunya Yu ri sangat sayang pada Yu ri hingga setiap hari pergi ke kuil untuk berdo'a. Orangtua akan tetap khawatir akan keadaan anaknya, walau anaknya sudah dewasa, sudah menikah, bahkan sudah meninggal. 

Wajarlah jika Rasul pun menempatkan posisi ibu tiga kali dari ayah.
"Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini." Rasul menjawab, "Ibumu." Kemudian dia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Rasul menjawab, "Ibumu." "Kemudian lagi, ya Rasul," tanya orang itu. "Rasul menjawab, "Ibumu." Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; "Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?" "Bapakmu," jawab Rasulullah.

Ketiga, jangan sepelekan kekuatan do'a. Apalagi do'a orangtua bagi anaknya. Maka, berhati-hatilah para orangtua, jangan sampai lisannya mendo'akan keburukan bagi anaknya. Dan bagi yang masih mempunya orangtua, jangan sia-siakan wasilah diijabahnya do'a. Mintakan orangtua kita mendo'akan kita. 

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.” (HR Abu Daud)

Karena banyak adegan yang mengandung bawang, jangan lupa siapkan sapu tangan atau handuk untuk mengusap air mata. Juga untuk mengompres mata yang bengkak akibat menangis. Jangan lupa, implementasikan pesan yang sudah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Jangan sampai menyesal kemudian. 

Happy watching..