Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label review. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juli 2020

Remake Soundtrack Drakor yang Kece



(Asian wiki) 

Oh my life, is changing everyday
In every possible way


Assalamu'alaikum.. Annyeong chingudeul. Coba tebak, yang suka lagu jadul awal tahun 2000an tahukah itu lagu siapa? 

Yap, itu lagu cranberries yang judulnya Dreams. Kenapa tiba-tiba bahas lagu jadul? Karena soundtrack drama korea yang berjudul Was It Love. Saya menonton drama ini karena ada Ji Hyo noona. Saya termasuk fansnya di Running Man. Jalan ceritanya pun saya suka. Perempuan yang direbutkan. Wkwkwk. 

Nah, saat saya menonton drama ini, seperti drakor lainnya, pasti ada backsound atau soundtrack yang mengiringi. Salah satunya lagu dari cranberries ini. 

Awalnya, saya hanya ngeuh kalau ini lagu jadul. Karena memang alur ceritanya maju mundur. Saat mundur, mereka ada pada setting tahun awal 2000an, sang female lead senang dengan lagu rock barat ini. Dia bahkan berbagi earphone dengan Yeon Woo sambil mendengar lagu ini. 

Saya tertantang menemukan judul lagu ini. Awalnya saya hanya punya clue ini lagu jadul. Beberapa kali mendengar sambil menonton dramanya, lantas terpikir kalau ini seperti lagunya Cranberries. Sampai berdiskusi dengan suami yang sama-sama suka lagu jadul. Tapi, liriknya kok Korea ya? 

Karena penasaran, akhirnya buka youtube dan mengetik "soundtrack was it love". Saya lalu memilih Lee Ba Da - Dreams Ost part 1 Was It Love. Saat saya mendengarnya, saya masih beranggapan bahwa saya salah mengingat kalau ini lagu Cranberries. Saya baca juga arti dari lirik lagunya. Tapi, gaes, di bagian bawah video yang saya putar ada lagu Cranberries dengan judul 'Dreams' sama seperti judul lagu Lee Ba Da yang sedang saya putar. Langsunglah saya putar lagu Cranberriesnya. Dan 'Aha', tuh kaaan, bener kaan ini lagu Cranberries. Mendengar versi aslinya sangat nostalgia. Berasa kembali ke tahun 2000an. 

Tapi, saya sangat sangat mengapresiasi tim produksi drama korea, kali ini drama Was It Love, yang bahkan menyanyikan ulang lagu hits pada masanya dengan lirik korea. Jiwa halyu-isme, korea-ismenya keren. Salut. Dan walau dinyanyikan ulang dengan bahasa Korea, tetap ada bedanya, tak sama persis. Lirik lagunya pun mirip, tapi tetap menyisipkan perbedaan. Penyanyinya pun mengikuti gaya menyanyi vocalis Cranberries dengan gayanya sendiri. And i love it. 

Keren gaes, betapa menyanyikan ulang lagu pun tidak pek ketiplek sama persis. Mereka serius berpikir, walau dinyanyikan ulang dan ditranslasi dengan lagu nasional mereka, tapi taste asli Cranberriesnya tetap ada. Kasarnya mah nyontek pun berkelas gtu. 


Penasaran? Coba dengerin lagu Dreams versi Lee Ba Da ini. 




Selasa, 28 Juli 2020

9 Second Lead yang Tak Kalah Menawan


(Sumber gambar: weheartit.com) 


Assalamu'alaikum... Anyeong chingudeul. Mari kita break sejenak dari aktivitas domestikan yang berputar pada bebersih, masak, nyuci, nyapu, ngepel, setrika, nyuapin, dan lainnya. Plus menemani Pembelajaran Jarak Jauh buat para ibuk hebat yang anaknya sudah sekolah. 

Mari kita ngobrol santai sejenak. Ya ngobrolnya ga akan jauh dari kokoriyaan. Kali ini sudah masuk topik 20. Horaay! Kali ini saya mau membahas tentang SLS. Apakah itu? Bukan SLS yang ada pada sabun ya chingudeul. Tapi, Second Lead Syndrome. Diakui atau tidak, seperti yang saya posting di tulisan sebelumnya. Adanya perebutan female lead atau male lead itu jadi jalan cerita klise yang tetap digemari. Kenapa? Karena ada sensasi berarti, berharga, sehingga diperebutkan atau diperjuangkan. Yang akhirnya akan menyisakan satu couple dan satu orang yang tak ada pasangan. 

Faktanya, tak semua netizen dan netizah setuju dengan pasangan hasil cagga-nim (penulis). Ada yang menyayangkannya, tak rela, bahkan ingin sang second lead diberikan kesempatan kedua tuk bermain bersama first lead sebagai couple. 

Buat saya pribadi, saya pun pernah lebih pro, standing with, the second lead. Diantaranya ada 9 orang second lead yang berkesan:

1. Jang Ki Young - Go Back Couple

Dramanya mbak Jang Nara yang kembali ke masa kuliah, sebelum ia menikah, membawanya pada Jang Ki Young. Seuniversitas dan tak sengaja Ki Young ini 'nembak' mbak Nara karena kesal dengan ayahnya. Sayang seribu sayang, Ki Young yang idola kampus ditolak karena dia 'Bau keringat' kata mbak Nara. 

Shock doong mas Ki Youngnya. Membekaslah sosok mbak Nara dibenaknya. Sampai akhirnya mbak Nara salah masuk mobil dan mengira mobilnya Ki Young sebagai taxi, sementara ia menangis tersedu. Pertemuan demi pertemuan pun berlanjut yang membuat benih-benih rasa timbul pada mas Ki Young. 

Tingkahnya yang baik, plus latar belakang yang okay. Membuat saya merasa kasihan padanya karena tak dijodohkan dengan mbak Nara sebagai first female lead. Tapi, ya mungkin mas Ki Young ini terlalu baik untuk mbak Nara. 

Alhamdulillah endingnya Go Back Couple diperlihatkan saat mbak Nara dan keluarganya papasan dengan mas Ki Young, mas Ki Youngnya juga sedang menggendong anaknya. Happy for all.

2. Jung Hae In - While You Were Sleeping

Foto dengan bayangan mbak Suzy bikin penonton (apa saya aja ya), merasa kasian dengan sosok Mas Hae In. Sebagaimana tokoh second lead lainnya, saya merasa Hae In disiakan. Hiks. Kurang baik apa coba? 

Okelah di drama ini emang Hae In termasuk yang melakukan kecurangan, karena ceritanya dia buta warna tapi lolos jadi polisi. Tapiii, akhirnya dia mengakui kalau aslinya dia buta warna dan mengundurkan diri dari kepolisian. 

Lalu, pada first lead, kurang baik apa mas Hae In pada mbak Suzy. Bahkan saat sadar mas Jong Suk sebagai first male lead punya rasa sama mbak Suzy, doi mundur teratur. Walau tetap menjaga dan melindungi mbak Suzy (ia da emang tugasnya juga polisi). 

3. Go Bo Gyeol - Hi Bye Mama

Go Bo Gyeol dan Kim Tae Hee sukses membuat netizen dan netizah galau. Cerita ibu yang hidup kembali membuat bingung penonton. Pasalnya, sang suami sudah menikah lagi dengan wanita baik-baik. Yang baik pada anaknya juga. Bukan cerita ibu tiri yang hanya Cinta pada ayahnya saja, atau bersikap baik hanya kalau ayahnya ada. Mamanya Seo Woo ini baik sekali, sabar sekali, sayang sekali pada Seo Woo, walau Seo Woo bukan anak kandungnya. 

Kubu penonton pun terpecah menjadi dua. Ada yang ingin Kim Tae Hee kembali pada posisinya sebagai istri dan ibu dari anaknya, yang kini posisi itu sudah ditempati oleh Go Bo Gyeol. Ada juga yang ingin posisi sebagai istri dan anak tetap diisi oleh Go Bo Gyeol. 

Saya? Walau Kim Tae Hee adalah ibu kandung Seo Woo dan sempat menjadi istri suaminya. Tapi, dia sudah meninggal. Mau ceritanya dia dibangkitkan kembali pun takkan mengubah kenyataan kalau anaknya mengenal Bo Gyeol sebagai mamanya. Dan alhamdulillah, endingnya happy for all. Gomawo cagga nim. Kim Tae Hee pulang ke 'surga'. Bo Gyeol, suaminya, dan Seo Woo tetap menjadi keluarga bahagia sampai akhir cerita. Tamat. 

4. Bae Kyung - Extraordinary You

Salah satu ciri karakter second lead itu keras di luar, lembut di dalam. Kayak iklan makanan gini  😅. Yah, begitulah, kalau ga terlalu baik, ya akan dijadikan sebagai bad boy nya. Terlihat kuat, jiwa preman, tapi sebenarnya dia lembut dan baik. Mungkin tak pandai menyampaikan rasa. Atau banyak masalah yang menimpanya tapi tak bisa diceritakan pada yang lain. Semacam Bae Kyung yang sudah dijodohkan oleh orangtuanya dari kecil. Bae Kyung dikenal judes, kata-katanya pedas. Tapi, ibarat pepatah bahasa suda, "Nya dilehok nya dilebok". Apa itu? Walau diomongin, tapi doi tetap ngerjain tugasnya. Atau lain di mulut lain di hati ya? Hmm.. 

Bae Kyung diceritakan dari kecil sering mendampingi Dan Oh di rumah sakit. Sampai SMA pun kalau Dan Oh tiba-tiba jatuh pingsan, Bae Kyung yang akan dicari oleh guru untuk mengantar Dan Oh ke UKS, atau ke rumah sakit. Raut muka judes dan tak suka Bae Kyung ini muncul karena doi punya trauma kehilangan ibunya di RS. 

Selain itu, perlakuan kasar yang dia berikan pada Dan Oh juga ada peran sang cagga-nim. Dan dia tak kuasa menentangnya. Buktinya, ada pada adegan saat janjian nonton bioskop dengan Dan Oh. Bae Kyung yang berantem dengan ayahnya, ayahnya ingin mengambil keuntungan hubungan Kyung dan Dan Oh untuk duid atau perusahaan ayahnya, segera menelpon dan membatalkan janjian nonton bareng di dekat ayahnya. Tapi gaes, setelahnya, Kyung ke TKP, mencari Dan Oh. Berharap Dan Oh menunggunya. Sayang nasibnya sebagai second lead, tempatnya sudah digantikan Haroo sebagai first lead male. 

Untunglah saat memainkan drama lagi, walau Kyung tetap jadi second lead, doi berakhir dengan pasangan lain, ga rebutan. 

5. Kim soo hyun- The Moon Embrace The Sun

Kisah mistis ala klenik ini punya jalan cerita yang agak aneh memang. Tapi, saya tertarik dengan Kim Yoo Jung dan Kim Soo Hyun juga Yoe Jin Go, ya para pemeran versi remajanya. Perebutan posisi sebagai istri Lee Youl mengantarkan pertemuan Kim Yoo Jung dan Kim Soo Hyun. Sayangnya, karena pertemuan-pertemuan tak sengaja dengan Yoo Jung, Lee Youl pun lebih condong pada Yoo Jung. Apalagi, kakaknya Yoo Jung adalah salah satu 'guru' Lee Youl.

Padahal Kim Soo Hyun juga berbakat, cerdas juga, dan geulis. Sayang dapat peran antagonis. Di drama rooftop prince juga Soo Hyun dapat peran remaja antagonis. Alhamdulillahnya, setelah drama Moon Embrace The Sun ini, dia dapat peran jadi yang baik bahkan reunian dengan Yeo Jin Goo di drama I Miss You. Soo Hyun dan Jin Goo memainkan versi remaja Eun Hye dan Yoo Chun. 

Dan kini, Soo Hyun sudah sering jadi first lead female. Buat saya pribadi, jadi terlihat perjalanannya agar bisa sampai di posisi first female lead dalam drama. Kim soo hyun juga jadi first female lead di drama kolosal bersama Yoo Seung Hoo. Dan kini, doi sedang menggarap drama Love Alarm yang direbutkan oleh dua aktor kece, Jung Garam dan Song Kang. 

6. Kim Jeong Hyeon (Lee Yul) - Princess Hours

Cerita nikah karena perjanjian para tetua menghantarkan You Eun Hye menikahi Jo Ji Hun. Padahal Jo Ji Hun sudah punya tambatan hati, Song Ji Hyo. Akhirnya You Eun Hye pun, sebagaimana drama lainnya, dihibur oleh teman dan salah seorang pangeran berkuda putih, Kim Jeong Hyeon (Lee Yul). Lee Yul ini pangeran yang entah kenapa tak diperbolehkan tinggal dalam istana. Saya lupa cerita lengkapnya. Tapi, dia pindah ke Korea dan jadi teman sekelas Eun Hye. Yul pun bersahabat dengan Eun Hye, jadi teman curhat. Jadi teman yang menghibur Eun Hye, bahkan kala suaminya Jo Ji Hun malah menghabiskan waktu berdua dengan second lead female di Bangkok! Keheul! 

Yul juga harus bertanggungjawab atas keserakahan ibunya. Akhirnya, dia pun pergi dari istana bersama ibunya. Tuh, kan, kurang bertanggungjawab apa nih Yul. Sayang di drama ini dia tak dapat pasangan. Dan sedihnya di drama Witch Yoo Hee bersama Han Ga In pun, dia tak dapat pasangan. Kini pun tak terlihat lagi Jeong Hyeon dalam drama, tersapu arus pendatang baru. 

7. Jisoo - Strong Woman Do Bong Soon

Sosok Jisoo yang bak kesatria pelindung (karena emang polisi) bikin netijah luluh. Bong Soon yang punya kekuatan super pun berpura-pura lemah di hadapan Jisoo. Karena ia ingin ditolong Jisoo. Hubungan yang dekat dengan Bong Soon (Park Bo Young) membuatnya tak bisa melihat benih rasa suka pada Bong Soon. Jisoo pun baru sadar setelah jalan beberapa episode kalau dirinya menyukai Bong Soon dan ingin melindunginya, bukan karena ia teman masa kecil. 

Sayang, Jisoo disini jadi second lead, walau awalnya punya pasangan. Akhirnya, ia tak dapat Park Bo Young, karena first female lead milik first male lead. 

Yang tabah Jisoo-ya, walau di scarlet dikau jadi second lead male lagi. Nasib jadi spesialis second lead nih mas Jisoo. 

8. Kang Ha Neul - Scarlet Heart Ryeo

Sebelum kenal Wangsoo, netizen dan netizah jatuh hati pada pangeran Wangwoo alias Kang Ha Neul. Pancaran kebaikannya menyilaukan mata, wkwkwk. Sayang, ambisi atas kekuasaan menguasainya. Walau di dalam hatinya tetap ada neng IU. 

Ah, akang, beut silau sama kekuasaan, padahal kami sudah setuju jadi pendukung dikau dan neng IU. Yah, senasib dengan mas Jisoo, Kang Ha Neul juga bukan first male lead, tak berhak atas neng IU sang first female lead. 

Gapapalah ya kang, kan di Camelia bloom jadi first male lead bareng mbak Gong Hyo Jin. 

9. Soe Dan - Crash Landing On You

Cloyfever melanda bumi pertiwi, bahkan banyak yang jadi drakorian karena menonton captain Ri Jung Hyuk (Hyun Bin) dan Soe Ye Jin. Di cloy ada pesona tak terbantahkan dari Jeng Seo Dan. Cantik parasnya, baik perangainya, Bagus latarbelakang keluarganya, ditambah dia sudah ngecengin captain Ri sejak lama. Tak ada yang salah dengan Seo Dan. Sayang seribu sayang, dia dapat posisi second lead female. Sehingga ia tak dapat captain Ri walau hatinya sedih. Hati netizen juga ikut sedih. Untunglah ada Gu Seung Jun yang menyelamatkan Seo Dan, baik dari hujatan teman-temannya atau dari penjahat bersenjata. 

Tapi tapi, netizen tetap tak rela karena cagga-nim yang tega memisahkan Seo Dan dengan Seung Jun. Akhirnya, kesempatan kedua datang. Seo Dan (Seo Ji Hye) pun dipasangkan dengan Gu Seung Jun (Kim Jung Hyun) dalam episode awal dinner mate. Dan untungnya, dalam drama ini Soe Dan jadi first female lead sehingga cintanya berbalas bersama Song Seung Hoon. 

Waah.. Panjangnya.. Buat cerita hidup seseorang bisa jadi kita hanya pemeran pembantu, pemeran pendukung, atau orang yang lalu lalang. Tapi di dalam kehidupan kita, kitalah pemeran utamanya. Kalau sudah jodoh, tak akan kemana, cyiiin. 

Karena sudah terlalu panjang, yuk kita simak cerita second lead syndrom teman-teman saya. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Minggu, 26 Juli 2020

Adegan Klise yang Tetap Ada di Hati



(Sumber gambar: idntimes)


Assalamu'alaikum... Annyeong chingudeul. Tak terasa sudah masuk ke akhir bulan Juli, bersiap menyambut awal Agustus. Tak terasa juga sudah masuk topik 19 dalam topik menulis kokoriyaan. Sepertinya bahasannya akan mirip dengan tulisan saya sebelumnya.


Topik kali ini tentang klise. Berdasarkan laman wikipedia, klise adalah ide atau gagasan yang terlalu sering digunakan sehingga makna aslinya memudar, bahkan bisa jadi menyebalkan. Apakah ada scene klise dalam drakor? Oh, ya, ada. 


Karena perbedaan ketertarikan orang, scene klise ini walau pun klise, walaupun sudah sering bahkan sangat sering dipakai, tetap ada peminatnya.


Sebagai penyuka drama korea bergenre romance komedi, beberapa scene klise yang masih terngiang dalam benak saya ada beberapa:


1. Benci jadi cinta




Jalan cerita dari benci jadi cinta sudah sangat sering dipakai. Boys before flowers, full house, what's wrong with secretary Kim, Princess hours, itu hanya sedikit contoh judul drama yang bermula dari benci jadi cinta. 


Jalan cerita ini banyak dipilih mungkin karena ada perubahan emosi yang dialami para tokoh utama. Yang tadinya tak suka bertemu dengannya, selalu bermasalah dengannya, terbiasa dengannya, sampai akhirnya merasa kehilangan kala tak jumpa dirinya. 


2. Perebutan tokoh utama oleh beberapa orang 


Namanya drama, jalan cerita akan dibuat sedemikian hingga agar bisa mengocok perasaan penontonnya. Termasuk melalui perebutan tokoh utama. Seringnya sang female lead direbutkan oleh dua orang lelaki, bahkan bisa jadi lebih. Seperti drama yang sedang saya ikuti "Was it Love", sang female lead direbutkan oleh empat orang lelaki. Drama lainnya ada Backstreet Rookie (Saet Byul yang direbutkan oleh pak Choi dan Ji Wook), Men are Men, Psycho but it's Ok, Dinner Mate, Hospital playlist, dan lainnya. 


Jalan cerita ini digandrungi para penonton apalagi perempuan, karena merasa berharga, diperjuangkan, loveable juga sepertinya. Hehe. 


3. Adegan saling pandang yang bikin salah tingkah


Ada berbagai tipe adegan saling pandang yang bikin rasa bergelora di dada. Saling pandang setelah salah satu tokoh utama ditarik tangannya karena hampir tertabrak. Kalau yang ini, biasanya plus pelukan juga. 


Kedua, adegan saling pandang saat bangun tidur berhadapan. Entah ceritanya mereka tidur sekamar tapi beda bantal dan kasur. Entah ceritanya mereka tidur satu kasur beda bantal. Atau tidur di meja dan terbangun dengan saling memandang. Ada yang pas bangun langsung salah tingkah, biasanya kalau begini sih ikatannya belum sah gtu. Tapi, ada juga yang pas bangun dan saling pandang langsung senyum-senyum, peluk-peluk, elus rambut. Nah kalau ada adegan ini biasanya udah sah hubungannya. 


Ketiga, adegan saling pandang saat menarik tangan atau tas. Adegan ini saya ingat sekali di drama extraordinary you. Saat Dan Oh fokus dengan jamnya, tiba-tiba Haroo menarik tasnya, dan mereka pun saling pandang. Bip bip bip bip bip. Yak, pandangan ini sukses membuat heart rate Dan Oh menaik. Tak hanya Dan Oh, penonton pun ikut deg degan dibuatnya. 


4. Adegan make over


Cantik atau ganteng, mau diakui atau tidak, jadi salah satu standar sukses jaman now. Daaan perempuan mana yang tak mau terlihat cantik? Semua perempuan pasti ingin terlihat cantik. Nah, dalam drama, adegan make over sering muncul. Biasanya awalnya, salah satu pemainnya berkarakter sederhana, bersahaja, dan biasa saja, atau bahkan terkategori cupu dan kampungan. Di make over lah si dia dari bebek menjadi angsa yang jelita. Yang membuat lawan mainnya terpesona sampai menganga atau tak kicep mata. Hehe. 


5. Adegan nonton bareng 


Masa PDKT atau bahkan masa sah nya ikatan hubungan duo sejoli dalam drama biasanya suka dihiasi adegan nonton bioskop bareng. Ada yang romantis saat menonton. Tiba-tiba tangannya bersentuhan saat makan pop corn bareng. Atau malah tertidur di pundak si dia. Atau atau salah satu dari mereka ada yang justru fokus sama pasangannya, terpesona gtu. Kayak Yeon Woo sama Ae Jong di Was It Love. 


Tapi, ada lho yang justru jadi kocak. Seperti adegan nonton bioskopnya Eun Tak dan Pak Goblin. Pak Goblin malah heboh sendiri karena ketakutan sama zombi. Padahal doi yang main di film zombie itu. Wkwkwkwk. 


Apalagi ya? Banyaklah adegan klise dalam drama, akan panjang sekali kalau saya bahas semua disini. Lebih enak tonton sendiri. 


Tapi, kalau bahas mana yang saya suka? 


(Adegan epik pak Goblin lagi nonton film sendiri)
Sumber gambar: idntimes


Semuanya saya suka sih, asal endingnya ada yang bikin ketawa gtu. Ya kayak adegan nonton bioskopnya Eun Tak dan Kim Shin itu. Kan bodor. Jadi ga giung gtu. Klau sweet sweet terus kan giung. Hehe


Nah, sekian cerita adegan klise drakor ala saya. Yuk simak cerita tentang adegan klise drakor ala teman-teman saya. 






Selasa, 16 Juni 2020

Nay to Watch



Salam. Annyeong chingudeul. Walau saya termasuk yang suka nonton drakor atau filmnya. Ada beberapa jenis drama yang tak mau saya tonton. 

Kenapa? Saya memilih menonton sebagai salah satu me time. Seenggaknya waktu yang saya habiskan untuk menonton ini harus benar-benar bisa saya nikmati. Kalau bisa, mencharge semangat saya menjalani hari dan menghadapi kenyataan, eeaa.

Apa aja drama yang saya hindari? 


1. Drama beradegan dewasa

Sebagai pecinta drama romance comedy, saya suka cerita yang manis, yang uwwu kata anak jaman sekarang mah. Tapi, saya ga suka banget drama atau film yang 'berani'. Dalam artian, berani buka-bukaan, berani skinship berlebihan. Misalnya, drama yang trending kemarin, The World of The Married. Banyak sekali adegan dewasanya. 

Kenapa ga suka padahal kan saya juga sudah dewasa, sudah menikah pulak? Karena prinsip. Walau saya dan keluarga suka menonton, saya diajarkan tuk selektif dalam menonton. Termasuk mencoret drama atau film yang ada adegan dewasanya. Dan itu terbawa sampai sekarang. Disamping, ada prinsip agama juga yaa. Tak mau saya melanggar aturan agama hanya karena me time. Aturan apa? Menonton adegan private orang, melihat aurat orang. Nay nay nay. 

2. Drama tentang Serong

You are what you watch. Walau ga terlalu setuju dengan kalimat itu, saya setuju kalau tontonan akan sedikit banyaknya mempengaruhi penontonnya. Masuk ke dalam alam bawah sadarnya. Apalagi di dalam tontonan dicitra baikkan para pelaku kemaksiatan itu. Seolah benar, dan boleh maksiat yang mereka lakukan dengan alasan yang dideskripsikan dalam tayangan. Saya khawatir paham itu perlahan akan masuk dalam diri saya. Atau membuat jadi negatif thinking atau over thinking pada pasangan. Jadi, nay nay to drama perselingkuhan. 

3. Drama yang "Too Dark"

(Pinterest) 

Thriller, crime termasuk genre yang saya juga suka. Saya mengikuti 'My Mister' nya IU, saya juga mengikuti 'Mother' nya Lee Bo Young. Tapi, ga suka kalau sudah "too dark". Sama dengan alasan kenapa saya menghindari drama tentang perselingkuhan. Saya khawatir menonton drama atau film yang 'too dark' akan membangkitkan naluri buruk dalam diri saya. Atau saya menjadi seperti villain di drama. Hiiiy. Na'udzubillah min dzalik. Misalnya drama Strangers from Hell, film Sunk into Womb. Edisi sadar diri termasuk yang mudah dipengaruhi. 

4. Drama Hantu Seram

Walau sering menanamkan pada anak-anak kalau "Hantu itu ga ada", "Hantu itu bohongan". Tapi, honestly, saya termasuk orang yang borangan. Hohoho. Jadi, dari pada nonton terus bikin takut sendiri atau jadi parnoan. Atau malah ngundang jin mendekat. Lebih baik say dadah babay. Apalagi masih suka begadang sendirian. 

Tapi, lain cerita kalau drama atau filmnya memang punya riview yang Bagus banget. Atau hantunya garelis karasep, ga bikin takut. Kalau begini, lain cerita, sepertinya bisa saya tonton. Seperti drama 'Oh My Ghost' nya Park Bo Young dan Jo Jung Suk, atau 'Master Sun' nya So Ji Sub dan Gong Hyo Jin. Dua drama bertemakan hantu itu masih bisa saya tonton, walau saya skip skip dibagian hantu yang seram. Anggeur ya borangan. Daaan, nontonnya pun bareng-bareng, untuk mengurangi rasa takut tentunya. 

5. Drama bertema L9BT

Lesbian, Gay, Bisex, dan Transgender juga termasuk drama yang saya jauhi. Sependek pemaham saya yang miskin ilmu ini, L9BT dilarang oleh agama. Ia pun menular baik secara fisik kebiasaannya atau pun pemikirannya. Saya tak mau pemikiran, pemahaman bahkan perasaan saya cenderung pro pada aktivis dan aktivitas ini. Jadi, akan sama sekali saya lewat. Skip skip skip. Tonton yang lain sajaah. Masih banyak tontonan yang lain. 

Itulah 5 kategori yang saya hindari. Menonton boleh-boleh saja, tapi jangan lupa juga apa yang kita tonton akan dimintai pertanggungjawaban oleh Nya di hari akhir nanti. Be wise. 😊

Salam. 

Baca juga cerita drama yang ga akan ditonton teman-teman segeng gong saya di whatsapp grup Drakor dan Literasi. 

1. Manda

2. Ima

3. Kak Rijo


5.  Teh Deya


7. Mbak Asri



9. Dwi

10. DK



Kamis, 04 Juni 2020

Ada Apa dengan Drakor?



Saat pandemi ini, banyak orang yang terseret gelombang korea. Termasuk drama juga filmnya. Karena terus #dirumahaja, orang-orang menjadikan nonton sebagai salah satu hiburan. Bosan dengan film yang ada, penasaran dengan drama korea, akhirnya malah ketagihan. Hehe. 

(Facebook) 


Kalau saya sih, sudah kenal drakor sejak dramanya mbak Jang Nara di "My Love Pattzy". Walau saat itu, ga ngerti dengan jalan ceritanya, karena ga fokus nonton dan ga begitu tertarik dengan ceritanya. Tapi, sampai sekarang masih terngiang soundtracknya yang dinyanyikan sendiri oleh mbak Jang Nara. 

Sebagai orang yang sufi (suka film), saya suka nonton semua film, termasuk korea. Buat saya Korea membawa nuansa baru, baik itu genrenya romance, drama, komedi. 

Brand New Story

Tuk cerita romance biasanya kita disuguhkan dengan konflik Cinta segitiga. A naksir B, tapi B naksir C. Di drakor, romancenya tak melulu segitiga, bisa segiempat, atau bahkan segilima. Suatu terobosan baru buat saya. 

Totalitas Acting Para Casting

Jalan ceritanya film dan drakor itu mengalir, tidak ujug-ujug. Sehingga penonton pun jadi paham dan ikut menghayati perasaan para aktor dan aktrisnya. Wajar kalau banyak yang ikut emosi kala ada adegan pemainnya didzalimi. Atau banyak juga yang menitikkan bahkan banjir air mata kala menonton scene sedih. Saya pun sering ngakak sendiri melihat kekonyolan para pemainnya. 

Wajar kan jika akun medsos para pemain diserbu netijen dan netijah Indonesia. Seperti drama tentang perselingkuhan yang sedang booming kemarin. Akun mbak So Hee yang berperan sebagai Da Kyung diserbu netijen dan netijah Indonesia dengan komen pedas yang ditambahkan kata "pelakor". Astaga naga. 

Baca juga review Hospital Playlist

Detailing Luar Biasa

Selain alur ceritanya yang baru buat saya. Hal lain yang membuat saya suka dan senang menonton drakor adalah detailing yang luar biasa. Totalitas make up nya. Alat dan kostum pemainnya. Luar biasa. 

Tak heran kalau saat airing suatu drama atau film, banyak iklan bertebaran menjual barang-barang yang iconic dari film atau drama tersebut. Seperti kalung, gelang, gantungan kunci, dll. 

Soundtrack

Semuanya itu ditambah dramatis dengan soundtrack yang pas. Scene sedih semakin terasa menyayat hati. Scene lucu dan konyol semakin mengundang gelak tawa. Dan soundtrack ini akan terngiang, tersimpan dalam memori walau film atau dramanya sudah lama ditonton. Apalagi banyak soundtrack versi akustik yang dipakai acara-acara. Semakin menambah kesan mendalam tuk soundtrack. 

Itu sedikit alasan kenapa saya suka film atau drama korea. Ditambah bonus penampilan aktor dan aktrisnya yang enak dipandang. 

Dari sini saja terlihat betapa seriusnya mereka menggarap film juga drama. Wajar kalau respon penonton pun waw padanya. Muncul tunas-tunas baru drakorian, juga remake drakor dan film korea. 

Betullah kata pepatah, "Proses takkan mengkhianati hasil. "


Baca juga kisah teman-teman saya yang lain, yuk. Mbak Risna , Mbak RijoKak DwiMbak NastitiTeh Gita, Manda, dan Teh Ima, juga Lithaetr

Jadi,  mau nonton apa dulu nih? 

Selasa, 02 Juni 2020

Paket Lengkap Drama Hospital Playlist

(soompi) 

Cari drakor yang ga cuma romance? Ga menye-menye. Ada kisah persahabatan, keluarga, juga perjuangan dan pengorbanannya juga ada komedinya. Fix, Hospital Playlist patut dicoba. 

Kisah tentang persahabatan 5 orang dokter senior. Mereka berteman mulai sejak masuk ke jurusan kedokteran Universitas Seoul tahun 1999 sampai kerja di tempat yang sama, Yulje Medical Center. Dokter yang semuanya punya kesibukan masing-masing, punya hobi berbeda, tapi tetap menyisihkan waktu untuk sekedar makan bersama, karaokean, juga ngeband. 

Minus 5

(kpopchart.net) 


5 dokter yang bersahabat ini punya julukan Minus 5. Karena masing-masing mereka punya kekurangan (minus) ditengah kepiawaiannya. 

Pertama, Chae Song Hwa, diperankan oleh Jeon Mi Do, sebagai profesor bedah saraf. Ia dijuluki 'setan' oleh yang lain karena piawai melakukan tugasnya sebagai dokter, senang mengajar mahasiswanya, suka membantu juniornya. Walau sibuk, ia pun pandai bersosialisasi, juga hobi berkemah dan kadang melakukan hal gila. Oia, dokter Song Hwa juga jago sekali parkir, bahkan ia bercanda akan menjadi supir kalau tidak jadi dokter lagi. 

Kedua, Lee Ik Jun, diperankan oleh Jo Jung Suk, sebagai dokter saluran pencernaan yang kocak, sangat easy going, ia punya teman di tiap departemen. Ia sudah menikah dan punya satu anak laki-laki yang cerdas dan menggemaskan, U Ju. Dokter Ik Jun LDM dengan istrinya yang kerja dan tinggal di Jerman. Kalau dokter Song Hwa sesekali melakukan hal gila, maka Ik Jun selalu melakukan hal gila. Ada lebih dari 10 scene yang iconic tentang Ik Jun di drama ini. Salah satunya adalah di episode pertama, kala ia ke rumah sakit karena anaknya mengelem helm mainan Darth Vader star wars. Sementara, ia harus melakukan operasi. Jadilah ia pun melakukan operasi dengan helm star warsnya. 

Ketiga, Ahn Jung Won, diperankan oleh Yoo Yeon Seok, sebagai dokter anak berhati malaikat. Profesor Ahn adalah anak salah satu petinggi di Yulje Medical Center. Walau begitu, ia sangat perhitungan kalau temannya meminta bantuan atau meminjam uang. Gaya hidupnya pun sangat sederhana, seluruh gajinya bahkan ia sumbangkan diam-diam untuk orang-orang yang tidak mampu, termasuk pasiennya yang kesulitan biaya. Jadi, tak ada yang menyangka bahwa ia adalah anak pejabat. 

Keempat, Kim Joon Wan, diperankan oleh Jun Kyung Ho, sebagai dokter bedah jantung. Sifatnya sangat berbeda saat bekerja dengan saat berkumpul dengan sahabatnya. Kala bekerja dokter Joon wan sangat blak-blakan, tegas. Sementara saat bersama sahabatnya, ia tak malu melakukan hal aneh. 

Kelima, Yang Seok Hyung, diperankan oleh Kim Dae Myung, sebagai dokter obgyn. Dokter Seok Hyung pun sudah menikah seperti Ik Jun, tapi ia bercerai dan belum punya anak. Seok Hyung terlihat childish diantara sahabatnya. Ia selalu mengadu tentang sahabatnya pada ibunya. Saat makan bersama pun ia akan menelpon ibunya untuk menanyakan apakah ingin dibawakan makanan atau tidak. Anak mama banget. Walau kemudian diceritakan apa yang membuatnya seperti itu. Seok Hyung yang baik hati ini tidak pandai bersosialisasi walau ia anak orang kaya. Introvert. Ia lebih senang sendirian atau bersama sahabatnya saja. Ia tak nyaman jika harus berkumpul bersama yang lain. 

Bukan Sekedar Drama Dokter

Kalau drama dokter biasanya fokus bercerita pada masalah kesehatan pasien, adegan jahit menjahit, berdarah-darah, dan penuh istilah yang asing dengan telinga. Drama HP ini justru bisa diambil pelajaran dari berbagai sisi kehidupan. 

Persahabatan

(koreaboo) 


Melihat 5 dokter ini banyak yang menjadikannya friendship goals. Baik saat syuting atau kehidupan nyata, mereka semua dekat. Mulai bersahabat sejak tahun 1999 dan terus bersahabat sampai sekarang. 21 tahun persahabatan dan masih terus berlanjut. 

Sikap perhatian ditunjukkan masing-masing orang kala menemui masalah. Misalnya saat dokter Song Hwa khawatir terkena kanker, yang untungnya saat dibiopsi hasilnya bukan kanker, melainkan kista. Satu persatu sahabat Song Hwa datang ke tempat kerjanya menanyakan hasil biopsi, bahkan Ik Jun membawa secangkir kopi untuk Song Hwa. So sweet and warm. 

Menyembunyikan Kebaikan

Dari profesor Ahn, saya belajar, tak perlu menunjukkan kebaikan. Tak perlu pujian atau hormat dari orang karena status dan jabatan. Cukupkan diri dengan sederhana dalam kehidupan. 

Selipkan Humor dalam Kehidupan

(dramabeans) 


Hidup itu dipenuhi kesulitan dan permasalahan, apalagi bagi dokter seperti 5 sekawan ini. Jangan ragu selipkan humor tuk menikmati setiap episodenya. Seperti yang sering dilakukan Ik Jun. Baik saat ia bersama dengan sahabatnya atau bersama putra tercintanya, U-ju. 

Keluarga

(bitchesoverdrama) 


"You are my favorite person in the entire universe", itu yang dikatakan U-ju, pada Ik Jun setelah bercerai. Di tengah perasaan bersalah dan terluka karena berpisah. U-ju hadir sebagai kekuatan bagi Ik Jun dengan kalimatnya yang cerdas dan mengundang gelak tawa. Momen Ik Jun dan U ju jadi momen yang saya nantikan. Betapa ayah dan anak saling menyayangi, menikmati waktu bersama dengan obrolan ringan. 

Intinya, drama Hospital Playlist ini sebuah drama paket lengkap bagi anda yang tak begitu ingin drama dokter yang berdarah-darah. 

Lagu-lagunya pun sangat menghibur dan enak didengar berhari-hari. Khususnya lagu yang dinyanyikan saat mereka ngeband. Classic. Nostalgia. 

Mau coba nonton drama ini? Selamat menikmati.

Baca juga review drama atau film terakhir yang teman-teman saya tulis, yuk. Deya,  DKManda,  Kak Dwi,  LendyagashiLithaetr






Senin, 01 Juni 2020

3 Pesan Setelah Nonton "Hi Bye Mama! "

(asianwiki) 

Hi bye mama! Dari judulnya saja sudah ketebak kalau drama ini akan penuh dengan adegan yang menguras air mata. Banyak mengandung bawang kata netijen jaman now mah. Tapi, hebatnya, trailer yang bertebaran sebelum drama ini dimulai ga ada sedih-sedihnya, justru lebih ke lucu. 


Drama yang menceritakan tentang seorang ibu yang memilih untuk menyelamatkan bayinya daripada nyawanya sendiri. Ibu ini, Cha Yu ri, tak rela meninggalkan dunia, sehingga ia menjadi arwah gentayangan. Setiap hari dia bermonolog akan segera pergi "ke atas" setelah melihat anaknya, Seo Woo, bisa merangkak, bisa berjalan, dan seterusnya. Begitu saja sampai 5 tahun akhirnya ia menjadi arwah gentayangan. Setiap hari pun, ia berdo'a agar Tuhan membiarkannya hidup sebentar saja agar bisa membersamai anaknya. Apalagi Seo Woo diduga bisa melihat arwah karena ia selalu menempel padanya selama 5 tahun. 

Hidup Kembali

Dan yap, keajaiban terjadi. Seperti mimpi, suatu hari, ia pun seolah terlahir kembali seperti manusia. Walau bingung, kenapa hal ini terjadi padanya tapi tidak pada teman-teman arwahnya yang lain. Ia hanya diberi waktu 49 hari di dunia sebelum akhirnya harus 'naik ke atas'. Cha yu ri tak melepaskan kesempatan ini. Ia berusaha mendekat pada anaknya, dengan menjadi pegawai catering di sekolah Seo Woo. PDKT dengan ibu baru Seo Woo yang akhirnya diijinkan menjadi penjemput dan pengasuh Seo Woo selama ibu baru ini bekerja. Untuk menikmati waktu bersama Seo Woo juga untuk mengusir arwah yang tinggal di sekitar Seo Woo. Agar Seo Woo tak lagi melihat arwah. 

Selain untuk anaknya, Yu ri pun beraktivitas bersama sahabatnya yang sudah seperti kakaknya sendiri. Bercerita, menikmati waktu mengobrol bersama. Yu ri juga do something untuk keluarganya; mengirimkan obat untuk sakit ibunya.Walau awalnya enggan menemui keluarganya, akhirnya Yu ri tinggal bersama keluarganya. 

Ada perasaan hangat yang menyelimuti saya saat melihat Yu ri tidur dalam dekapan ibunya, adiknya, juga ayahnya. Ibunya pun senang memanggil Yu ri berkali-kali. "Yu ri aah. Yu ri aah" 😢

(Soompi) 



Not Flat

Tentu saja, semua misinya tak berjalan mulus. Ada masalah yang harus diselesaikannya dengan suaminya, istri baru suaminya, sahabatnya, teman-teman arwahnya, juga keluarganya. 

(Cnnindonesia) 


Drama ini pun diselipi adegan yang mengundang gelak tawa penonton. Khususnya tingkah laku suami sahabatnya Yu Ri, sang dokter mental. Dari mulai setelan pakaiannya yang nyetrik, caranya memposting foto di medsos, cukup membuat saya bisa tertawa. 😂

(youtube) 


3 Pesan

Drama yang dibanjiri tetesan air mata setiap episodenya, membuat saya menangkap setidaknya 3 pesan. 

Pertama, hargai setiap waktu kita dengan keluarga. Baik itu pasangan, orangtua, anak, adik atau kakak. Karena kita tak tahu kapan kita akan berpisah dengan mereka. Jangan sampai saat berpisah justru menjadi saat yang sangat disesalkan karena kita belum optimal mengekspresikan kasih sayang, Cinta dengan tingkah laku kita pada mereka. 



Kedua, benarlah kata lagu yang mengatakan kasih ibu sepanjang masa. Alias tak terbatas waktu. Betapa Cha yu ri sangat sayang pada Seo Woo. Betapa ibunya Yu ri sangat sayang pada Yu ri hingga setiap hari pergi ke kuil untuk berdo'a. Orangtua akan tetap khawatir akan keadaan anaknya, walau anaknya sudah dewasa, sudah menikah, bahkan sudah meninggal. 

Wajarlah jika Rasul pun menempatkan posisi ibu tiga kali dari ayah.
"Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini." Rasul menjawab, "Ibumu." Kemudian dia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Rasul menjawab, "Ibumu." "Kemudian lagi, ya Rasul," tanya orang itu. "Rasul menjawab, "Ibumu." Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; "Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?" "Bapakmu," jawab Rasulullah.

Ketiga, jangan sepelekan kekuatan do'a. Apalagi do'a orangtua bagi anaknya. Maka, berhati-hatilah para orangtua, jangan sampai lisannya mendo'akan keburukan bagi anaknya. Dan bagi yang masih mempunya orangtua, jangan sia-siakan wasilah diijabahnya do'a. Mintakan orangtua kita mendo'akan kita. 

“Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi (kemakbulannya), yaitu doa orang tua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang dizalimi.” (HR Abu Daud)

Karena banyak adegan yang mengandung bawang, jangan lupa siapkan sapu tangan atau handuk untuk mengusap air mata. Juga untuk mengompres mata yang bengkak akibat menangis. Jangan lupa, implementasikan pesan yang sudah didapatkan dalam kehidupan sehari-hari kita. Jangan sampai menyesal kemudian. 

Happy watching.. 

Kamis, 21 Mei 2020

Kocak : Review KMovie Mr. Zoo The Missing VIP


(Sumber gambar: asian wiki) 


Gimana jadinya kalau agen intelejen negara yang ga suka sama binatang harus bekerjasama dengan para binatang demi menyelamatkan negaranya? 


Kocak. Film drama komedi yang berdurasi 1 jam 54 menit ini sungguh menghibur. Film ini baru liris di Korea bulan Januari lalu dengan penjualan tiket 602 ribu di tengah wabah corona (13/3/2020, cnnindonesia.com). Sementara di Indonesia film ini baru rilis bulan Maret kemarin. 


Bagi pecinta drakor, mungkin tak akan asing dengan wajah Kim Seo Hyung yang sempat dikenal karena perannya di drama Sky Castle. Kali ini, ia duet dengan Lee Sung Min sebagai pegawai Badan Keamanan Nasional Korea. Dimana Kim Soe Hyung berperan sebagai General Manager Min, dan Lee Sung Min sebagai agen intelejen yang bernama Joo Tae-joo. Film Mr. Zoo ini menjadi salah satu tantangan untuk Kim Soe Hyung mengganti imagenya yang tegas di Sky Castle, menjadi santai dan humoris. 


(Sumber gambar: idn times jabar)


Karir Joo Tae-joo sedang Bagus. Ia dinominasikan mendapatkan promosi jabatan. Demi kenaikan pangkatnya,  ia pun mengajukan diri menjadi pengawal simbol perjanjian dari Cina untuk Korea. Sayangnya, simbol perjanjian ini berbentuk hewan, Panda, bernama Ming ming. Sementara Tae-joo terkenal tidak suka dengan binatang. 


Konflik dimulai ketika sang Panda diculik dan Tae-joo mengalami kecelakaan. Setelah sadar, Tae-joo mendapatkan sebuah kekuatan super. Apa itu? Ia tiba-tiba bisa bicara dengan hewan! 


(Sumber gambar: hancinema)


Shock karena anjing yang pernah mengencinginya bicara padanya, ikan di akuarium kantor menggosipkan tentang dirinya, sampai meminta ia untuk melarang orang membuang upil mereka ke dalam akuarium. 😆


Karena harus menyelamatkan Panda juga karirnya. Agen Tae-joo harus bekerja sama dengan para binatang, khususnya Ali, anjing militer jenis Shepherd German. Karena Ali-lah saksi mata si penculik. Proses penyelamatan tak begitu saja lancar.

 

(Sumber gambar: tribunnews) 

Tae-joo harus memotivasi Ali agar percaya diri dengan kemampuannya, apalagi ia sudah dianggap anjing militer yang gagal oleh pihak militer. Tae-joo pun belajar memperbaiki hubungannya dengan anak perempuan yang senang akan binatang, berbeda dengan dirinya. Dan ia pun lambat laun mulai sayang akan binatang. 


Sampai pertanyaan sang anak berbekas dalam diri Tae-joo. Banyak cerita mengisahkan binatang yang rela berkorban demi pemiliknya. Tapi, pernahkah pemiliknya berkorban demi binatang peliharaannya? 


Meski ada beberapa adegan yang membuat haru saat menontonnya. Tapi, secara keseluruhan, film ini penuh dengan adegan yang mengundang gelak tawa. 


Salah satu scene favorit saya adalah saat Tae-joo pergi ke kebun binatang, dan ia mendengar sang harimau menyanyi. Apalagi, saya tahu pengisi suara harimau itu, Kim Jong Kook. Penyanyi balad yang punya julukan 'Tiger'. Gerakan mulut dan lagunya sangat pas. 


(Sumber gambar: news break)


Selain tentu, scene di depan akuarium, saat Tae-joo berteriak menanyakan siapa yang membuang upil ke dalam akuarium. Haha. Geuleuh. Jorok. Kasian ikan-ikannya berenang dengan upil. 

(Sumber gambar: cnnindonesia) 

Dibalik para binatang di film ini, ada suara para aktor dan aktris ternama. Seperti Yoo In-Na yang mengisi suara Panda yang centil. Lee sun-kyun dan Lee Jung-eun kembali mengisi layar setelah sukses dengan film Parasite, disini mereka mengisi suara kambing hitam dan gorilla betina. 


Pesan yang didapat setelah menonton film ini untuk saya, yaitu kita harus menjaga hubungan antara manusia dan binatang. Baik kita pelihara atau pun tidak. 


Apalagi dalam agama Islam, kita diminta untuk saling menyayangi terhadap sesama makhluk, termasuk binatang. Para nabi pun mencontohkan demikian. Betapa nabi Sulaiman pun berhati-hati berjalan agar tak menginjak semut dan sarangnya. Nabi Muhammad saw pernah memelihara seekor kucing. Atau kisah anjing yang dijanjikan surga, Kitmir sang penjaga Ashabul Kahfi. 


Film ini cocok untuk dijadikan list tontonan keluarga bersama saat #dirumahaja. Banyak pelajaran yang didapat dan menghibur. Walau begitu, jangan biarkan anak-anak menonton film ini sendirian, karena ada adegan pukul-pukulnya walau tak banyak. Tetap dampingi anak-anak saat menonton, ya. 


Yuk, baca juga review teman-teman saya













Rabu, 20 Mei 2020

My Familiar Wife

(sumber gambar: asian wiki) 

"Kita menikah karena mencintai pasangan. Tapi, pasangan bisa menjadi musuh yang menyebalkan. Kita bertemu banyak musuh dalam hidup kita. Tapi, yang terkuat dan paling mengerikan adalah..istri ” (Cha Joo-Hyuk, Familiar Wife, episode 1)

(Sumber gambar: soompi) 

Drama korea tentang kehidupan suami istri ini menarik untuk dibahas. Drama Familiar Wife ini mengisahkan pasangan yang sudah lumayan lama menikah, dikaruniai dua balita, tengah terhimpit masalah finansial. Sehingga istri pun ikut membanting tulang. Istri yang merasa lelah harus mengurus dua balita juga bekerja, terganggu emosinya. Gangguan eksplosif intermiten. Marah di mana pun, kapan pun. Bahkan bisa sampai melukai orang. Hingga akhirnya, keajaiban terjadi. Time wrap. Sang suami kembali ke masa lalu dan mengambil pilihan yang berbeda. Salah satu perubahan dalam pilihannya, istrinya. Ia tidak menikah dengan istrinya, tapi cinta pertamanya. Mereka pun mulai menjalani hidup yang berbeda. Tapi, benarkah sang suami bahagia dengan pilihannya sekarang?

Dia Berubah

(sumber gambar: soompi) 

Banyak pasangan suami istri yang merasakan suasana berbeda dengan awal pernikahan. Syukur-syukur kalau perbedaan itu masih dalam ranah kebaikan. Tapi, lain cerita kalau seperti penggalan dialog drama di atas. Dalam kacamata suami, istri berubah menjadi monster. Tak lagi manis seperti awal pernikahan. 

Mengutip penyampaian Ummu Balqis, penulis, pengusaha, yang juga influencer masa kini. Coba beli tanaman Monstera yang paling cantik di bakul tanaman paling terkenal se-Indonesia. Bawa ke rumah, wah, cantik, hijau mempesona. Tapi, setelah itu, diamkan. Abaikan. Jangan dicabuti rumput liarnya. Jangan diberi pupuk. Jangan dipindahkan ke tempat cahaya yang cukup. Kunci saja dalam rumah. Walau setiap hari disiram air, tetap lambat laun akan menguning. Hilang pesonanya, lalu mati. Hal yang sama berlaku dengan istri.

Tanaman saja butuh perhatian dan treatment yang tepat agar tetap sehat, cantik dan mempesona. Apalagi manusia. Walau tiap hari dikasih makan, tapi berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun tak diperhatikan, tak disayang-sayang, tak didengar pendapatnya, tidak diajak ngobrol. Lama-lama jadi stress dan hilang pesonanya. Apalagi kalau tiba-tiba suami bilang, “Kok istriku jadi jelek? Kusut? Tak menarik?”

Andilmu dalam Perubahannya

(Sumber gambar: hancinema) 

“Karena aku, dia jadi tidak bahagia. Dan kukira akulah yang berusaha lebih keras. Aku mengabaikan kebutuhannya dan menyuruh dia mengurusnya sendiri karena aku sibuk bekerja. Aku yakin dia menunjukkan tanda-tanda penderitaan. Seluruh tubuhnya pasti terasa sakit. Dulu, aku bertingkah seakan-akan bisa mencintainya selamanya. Dan sangat mencintainya hingga mau merelakan perasaanku. Kenapa aku bisa lupa?” (Cha Joo-Hyuk, episode 8)

Wahai para suami, berubahnya sikap istri pasti ada andil suami. Begitu juga sebaliknya. Setiap diri kita mendapat kewajiban dari Tuhan Semesta Alam. Salah satunya kewajiban tentang bersikap kepada pasangan. Istri, ialah tulang rusuk suami. Yang harus dibina dan diberi nutrisi ilmu dan iman, agar tak ‘bengkok’ berkepanjangan. Dirawat dengan penuh kelembutan dan kasih sayang. Agar tak patah ianya. 

Meneladani Rasul dalam Berumah Tangga

Contohlah sosok Rasulullah dalam memuliakan istri-istrinya. Beliau sang kekasih Allah, tak malu memberikan panggilan sayang kepada Aisyah. Humaira. Istri mana yang tak senang dapat panggilan sayang. Asal bukan panggilan yang merendahkan atau menghina. Si pendek, atau si gendut, misalnya.

Rasulullah saw, tak enggan berbagi makanan dan minuman dengan istrinya. Hingga dikabarkan “Rasulullah pernah minum di gelas yang digunakan Aisyah. Beliau pernah makan daging yang sudah digigit Aisyah” (HR Muslim).

Rasulullah pun, tak segan mengajak salah seorang istrinya jika melakukan perjalanan. Tidak seperti fenomena para suami masa kini yang lebih nyaman keluar rumah bersama teman, meninggalkan istri dan anaknya di rumah. 

Kala dilanda konflik pun, tak hilang romantis dari diri Rasulullah saw. Ketika sedang marah kepada Aisyah, beliau berkata, “Tutuplah matamu!” Kemudian Aisyah menutup matanya dengan perasaan cemas, khawatir dimarahi Rasulullah. Nabi berkata, “Mendekatlah!” Tatkala Aisyah mendekat, Rasulullah kemudian memeluk Aisyah sambil berkata, “Humairahku, telah pergi marahku setelah memelukmu.”  

Selalu ingatlah sabda nabi saw, “Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya” (HR. At Thirmidzi, Ibnu Majah)

Menyesal

“Aku menyesal karena tidak berlaku lebih baik. Tidak menyadari betapa berharganya ia. Aku menyesal, merasa bersalah, dan merindukannya. Maafkan aku” (Cha Joo-Hyuk, episode 8)

Jangan sampai menyesal kemudian atas laku yang kita lakukan. Ingat selalu Allah memberikan kita pasangan yang sesuai dengan kebutuhan kita. Ia pasti yang terbaik dari Allah untuk kita. Syukuri keberadaan pasangan kita, dengan meneladani Rasul. Menjaganya dan diri agar tetap berada dalam ridho Allah. Membinanya, memupuk iman dan taqwanya, menasehatinya dengan lemah lembut. 

Semoga Allah menjadikan kita pasangan yang menjadi penyejuk hati bagi pasangan kita. Semoga Allah himpunkan kita kembali di surga-Nya nan abadi nanti.

Wallahua’lam bish shawab.  

Tulisan yang bikin suami mendelik-delik waktu baca 2 paragraf awal. Tenang, pak. Bukan ngomongin bapak kok. 😉