Jumat, 17 Juli 2020

First or Last Love?



Assalamu'alaikum.. Annyeong chingudeul. Di tengah cuaca Bandung yang kian dingin. Mari kita hangatkan hari kita dengan obrolan cantik disini. 

Tak terasa sudah masuk ke topik 16 kokoriyaan. Sudah setengah jalan dari target 30 topiknya. Yeay.!! Hip hip hooray! 

Baiklah, kali ini saya akan bahas tentang tema percintaan dalam drama korea. Yang kita tahu dan pahami bersama dalam drama korea itu hampir selalu ada tema percintaan, betul apa betul? Mau percintaan dengan intensitas rendah sampai tinggi juga ada. 

Karena tema inilah yang membuat hati bergetar, bahkan itu baper, atau malah sekarat melihat ke-uwu-an para pemainnya. 😅😆

Namanya drama ya, pasti ada lika-likunya. Kalau lempeng aja, satu episode juga tamat mereun ya. 

Lika-liku ini yang membuat penonton seperti naik roller coaster oleh jalan cerita. Kadang hepi, kadang gemas, kadang kesel. Semuanya campur aduk. 

Dan ternyataa, lumayan banyak drama korea yang punya plot twist first love. Cerita dua insan jatuh Cinta, yang ternyata nun jauh sebelumnya, kebanyakan sih pas masa kecilnya. Ternyata mereka itu teman, atau emang naksir. (Bocah yaak) 

Seingat saya, drama What's wrong with secretary Kim bahkan It's Okay to Be Not Okay yang sedang airing pun bertema ini. 

Anak kecil yang terpisahkan kemudian bertemu setelah dewasa dan akhirnya jatuuuh Cinta. Tentu tak mulus, ada konflik a, b, c sampai z dihadirkan sampai akhirnya bisa melengkapi 16 episode atau 32 episodenya. So sweet bukan? Takdir mempertemukan kembali insan yang sudah terpisah puluhan tahun. 

Tapi, tak semua drakor dengan peran first love begitu sweet. Ada juga yang bikin sakit hati atau sebal dan benci. Seperti Dinner Mate yang baru saja tamat. Para mantannya dilaknat netizen dan netizah. Karena begitu mengesalkan. Tapi, di drama Extraordinary You, banyak yang simpati pada second lead male, sang first love female lead. Fansnya Baek Young mana suaranya... 

Beragam cerita tentang first love yang menghiasi drama korea. Kalau saya prefer mana? Saya mah ditonton semua. Wkwkwk. Asal tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip yang saya pegang dan yakini. 

Tema first love ditonton, tema bukan first love juga ditonton asalkan Bagus jalan ceritanya, Bagus acting para pemainnya, dan Bagus juga timingnya. Timing buat saya maksudnya. Kalau ada drama sebagus apapun kalau sayanya sedang tidak bisa mendrakor ya akan saya skip. 

Tapi, saya bukan termasuk fans nya kisah first love. Walau katanya first love never die, atau first love selalu di hati walau bikin sakit hati. Saya masuk timnya last love. Saya pikir, semua perempuan ingin jadi last love lelakinya. Doesn't matter i'm not your first love, but i'm your last. Begitu bunyi quotesnya. Dan saya lebih suka itu. Sebelum janur kuning melengkung, eaa, ga jamin dia jodohmu. Walau udah tuker cincin, tuker kado, tuker handphone, tuker tukeran lainnya. Sebelum "SAH", ga ada jaminan kalau dirinya jadi partner hidup membangun biduk rumah tangga. 

Eaa.. Jadi kamana-mana. 

Ya begitulah pokoknya. Tak usah berlama-lama baca tulisan ini. Kita baca tulisan teman-teman saya saja, yuk. 

Senin, 13 Juli 2020

You Complete Me


(Pinterest) 

Yuhuu.. Assalamu'alaikum...Annyeong chingudeul.. Gimana kabarnya hari ini? Mamak lyfe mencoba mencari me time yang produktif dengan menulis kokoriyaan. Sedikit menghirup udara segar dibalik ke hectic an sehari-hari. Jadi curcol begini. 

Yap, balik lagi, sekarang masuk ke tema ke lima belas. Apakah itu? Tentang drama on going atau completed. 

Baiklah sebelum membahas tentang drama on going atau complete, saya mau sedikit mereview tentang drama korea. Sebagaimana yang saya dan chingudeul tahu bahwa drama korea ini mengandung umpan, eaa. Mengandung sesuatu yang berbeda dari drama sinetron Indonesia atau drama asia lainnya. 

Ibarat masakan, ada bumbu rahasia. Yang setiap kita menyuapkan ke dalam mulut, berbagai rasa meledak memenuhi rongga mulut. Ada rasa haru hingga berlinang air mata, ada senyum hingga derai tawa, ada juga ke uwuan yang membuat kabita. 

Sensasi ini sering datang kala menikmati drama korea, genre apapun itu. Ditambah lagi, tak cuma rasa, penampakannya pun sungguh menggoda. Bahan premium gtu. Maka, banyak yang kabita, banyak yang halu memilikinya. Menyematkan tanda, "suamiku", "istriku", atau "pacarku".

Nah, nah, paket komplit ini, sering memberikan candu bagi para penikmatnya. Setelah menonton satu episode, ingin segera tahu kelanjutan jalan ceritanya. Apalagi drama korea cakep banget motongin adegannya. Bikin penasaran selalu. Mending kalau bisa puas dengan preview. Kalau ga? Selamat menikmati rasa penasaran selama seminggu ke depan. Hehe. 

(Pinterest) 


Buat saya, tergantung mood saya mau pilih drama on going atau yang sudah selesai. Seringnya sih ga sabaran ingin tahu jalan cerita selanjutnya. Gimana ya? Apa maksudnya itu? Kenapa begitu? Jadi siapa? Saya akan dihantui pertanyaan-pertanyaan semacam itu kalau saya nekat nonton drama on going. Wkwk. Jadi, pilih nonton yang complete dong? Ga juga. Haha. Tergantung pemerannya, jalan ceritanya. Saya masih mengikuti drama on going, dan untuk meredam rasa penasaran saya, saya bisa menonton drama on going yang lain atau drama complete. 

Yang harus saya hindari saat menonton drama complete adalah marathon nonton. Saya pernah tidur setelah sholat subuh. Bangun siang bersama anak-anak. Parah lah. Astagfirullah. Untung kalau suami wfh. Lah, kalau harus ke kantor, saya bisa melalaikan kewajiban mempersiapkan perbekalannya ke kantor. 

Dan kurang tidur itu bikin sumbu emosi saya memendek. Meledak-ledak seharian. Tidak untuk ditiru ya chingudeul. 

Ini jawaban dari saya yang ga jelas jawabannya apa antara drama on going atau drama complete. Ambil yang baiknya, buang yang tak baiknya. 

Yuk, kita simak jawaban teman-teman saya. 

Kamis, 09 Juli 2020

Rekomendasi Channel Youtube Kokoriyaan


(Ss youtube) 

Assalamu'alaikum.. Annyoeng chingudeul. Gimana harimu? Dingin kah? Di Bandung meni tiris pisan. Jinjja chuwoyo. 

Karena sedang dingin, mari kita buat kehangatan dalam topik pembahasan kita kali ini. Ga nyambung ya? Bae laah. Sambung sambungin aja lah ya. Meh cepet. Palli palli. Auto inget kak Rijo. 😆 (Buat yang ngerti aja). 

Kali ini masuk ke tema tulisan 14 yaitu channel youtube rekomendasi seputar kokoriyaan. 

Yak, chingudeul, sejak korean wave melanda. Drama korea menyerang seluruh dunia, kpop pun menerjang hampir seluruh belahan dunia. Sampai-sampai majalah Times sempat memajang salah satu boyband Korea yang sedang hits sebagai cover halaman depannya. Times lho. Majalah bisnis terkenal itu. 

Ya, wabah kokoriyaan melanda dunia. Korean fever bahasa kerennya. Tak tertinggal, channel youtube pun dihiasi dengan segala sesuatu tentang Korea. 

Sependek pengetahuan saya, ada beberapa tipe channel youtube seputar kokoriyaan; 

1. Ada channel youtube yang membahas belajar hangeul atau cara menulis aksara korea
2. Ada channel youtube yang membahas respon terhadap drama terbaru
3. Ada channel youtube yang menampilkan behind the scene drama
4. Ada channel youtube yang menampilkan reaksi setelah menonton MV terbaru penyanyi-penyanyi Korea
5. Ada channel youtube yang menampilkan MV artis-artis korea
6. Ada channel youtube yang membahas kebiasaan-kebiasaan di Korea
7. Ada channel youtube yang menampilkan aktivitas mukbang. Makan sambil siaran ala hanguk saram. Mukbang ini singkatan dari muk-ja (makan) dan penyiaran (bang-son) 
8. Ada channel youtube yang mengajarkan bahasa isyarat korea
9. Ada channel youtube yang menampilkan bebersih ala orang korea
10. Ada channel youtube yang menampilkan kehidupan sehari-hari seorang ibu di Korea
11. Ada channel youtube yang mendokumentasikan kehidupan anak korea

Dan masih banyak lagi. 

Mana yang pernah saya tonton? Saya pernah nonton no.  3, 5, 10, dan 11. Pernah yah chingudeul bukan sering. Karena saya tak begitu suka buka youtube. 
(Ss youtube) 


Behind the scene yang saya tonton waktu itu adalah behind the scene drama Extraordinary You. Tim yang tak begitu suka Bae Kyung harus nonton BTS nya, karena aslinya doi bodor. Dan lebih bodor lagi Rowoon aka Haru. Dan Oh mah ga usah ditanya lah yah. Emang udah bodor dari sananya. 

(Ss youtube) 


No. 5 biasanya saya tonton dari channel officialnya. Apalagi kalau penyanyi favorit saya yang mengeluarkan lagu terbaru. Contohnya, saat mbak IU aka Lee Ji Eun feat Suga mengeluarkan lagu Eight. Saya langsung searching lagunya di youtube dan memilih memutarnya di akun official. Nama akunnya? Maaf, ga hafal. 😅 Tapi, saya sekarang-sekarang suka nonton begind again karena ada Suhyun AKMU. ❤

No. 8 saya tertarik setelah sedikit menonton drama Silence. Itu lho drama kolaborasi antara aktris korea (Park Eun Hye) dengan aktor-aktor cina. Male leadnya jadi Hua ce lai di F4, Vic zhou. Soundtracknya masih terngiang sampai sekarang. Saya juga nonton sedikit drama korea dan Jepang yang menggunakan bahasa isyarat. Akhirnya carilah di youtube tentang bahasa isyarat korea. Jatuh hati dengan salah satu akun youtube yang memeragakan sign language korea dengan lagu. Lagunya saat itu muncul di acara youtube anak yang saya tonton juga. Jadi, sukalah dengan akun youtubenya. Tapi lupa nama akunnya. Sudah lama sekali ga buka lagi akunnya. 

(Ss youtube) 

No. 10, saya kenal akun youtube ini dari teman satu bungah. Saat ajang tampil, doi bilang doi senang melihat orang korea bebersih dari channel ini. Haegreendal nama akunnya. Walau bahas kehidupan sehari-hari, bikin calm banget. Dan betul memotivasi tuk beberes. Walau entah kapan bisa beberes nyantai kayak oma satu itu. Suatu saat pasti. Hehe

(Ss youtube) 

No. 11 saya tonton sebelum saya melahirkan. Saat saya hamidun anak pertama. Saya senang melihat anak-anak, apalagi bayik bayik nan lucu. Saya pun jatuh hati pada Yerin dan Yebin. Saya melihat Yerin di akun youtube bobaepapa. Saya melihat Yebin di akun Youtube Baby Yebin. So cute. Padahal seneng lihat baby gurl, di perut ternyata isinya baby boy. Tak apalah. Saya yakin Allah beri yang terbaik tuk saya. ❤

Sikit kali yak referensi akun youtube kokoriyaan saya. Maafkan yak. Karena saya ga begitu suka nonton youtube. Lebih dekat dengan instagram sebetulnya. 

Itu akun youtube kokoriyaan rekomendasi dari saya. Teman-teman saya sepertinya punya lebih banyak referensi akun kokoriyaan yang lebih menarik. Yuk, cekidot. 

Channel YouTube Kokoreaan Favorit Momcha

Channel Youtube Rekomendasi Seputar Korea dari teh Dea

Mengenal Korea Dari Youtuber bareng teh Ima

Channel Youtube Agar Kamu Tak Ketinggalan Update Drama Korea Terbaru ala Lendy chingu

Mengenal Korea di Youtube lewat taekwondo dan K-Pop ala mbak Rijo

Obat rindu saat tak sempat nonton drakor dari Kak Risna


YouTube, Andalan Para Bucin dari Kak Dwi

Tak Hanya Lewat Drama Korea, Anda Bisa Mengenal Korea dari Youtube ala Mbak DK





Selasa, 07 Juli 2020

Empat Alasan Menonton Ulang Drakor



(Pinterest) 

Assalamu'alaikum... Annyoeng chingudeul. Gimana gimana apakah keadaan rumah aman sentosa? Bekal suami bikin enggak? Kalau saya mah tipe yang bikin bekal suami pas suami kerja. Pas suami Wfh mah, ga usah bikin bekalnya. Hahaha. 

Lanjut ah, kali ini saya mau bahas tema ke 13 dari topik tulisan kokoriyaan. Yaitu jeng jeng jeng "Drama yang ditonton lebih dari sekali". 

Well oh well, getar getar kegalauan, kebucinan yang ditebarkan oleh drama korea mampu membuat drakorian menonton ulang drama tertentu. Bisa dua kali, tiga kali, bahkan berkali-kali. 

Walaupun sudah tahu jalan ceritanya, tapi ada saja scene atau adegan favorit yang ingin dilihat. Bisa jadi di rewind juga sampai hafal dialog dan gerakannya. 

Menurut analisis saya (ceilee), ada beberapa alasan drakorian menonton ulang drama yang sudah ditontonnya. 

Pertama, fans garis keras. 

(Pinterest) 

Kalau drakorian termasuk fans garis keras salah satu atau beberapa pemain dalam drama. Wajar sekali menonton ulang drama tersebut. Bisa jadi mengcapture dan save gambar bias nya, dibubuhi potongan dialog favorit yang jadi quote of the day. 

Kedua, gue banget. 

(Pinterest) 

Kondisi yang sefrekuensi antara diri dan drama akan menimbulkan momen, KLIK, Aha!, Gue banget. Yang akhirnya kala momen melow jadi ikut melow. Momen hepi jadi ikut hepi. Banyak dialog yang tetiba berubah jadi quotes atau kata motivasi penyemangat diri. Sehingga, dengan senang hati menonton kembali drama ini. 

Ketiga, jalan cerita yang tak biasa. 

(Pinterest) 

Sebagai drakorian, tentu banyak jajaran drama yang sudah ditonton. Sehingga cepat merasa jenuh dan bosan dengan jalan cerita yang ada. Maka, kala menemukan jalan cerita yang tak biasa. Fresh. Segar. Wajar untuk menonton kembali drama dengan jalan cerita tak biasa ini. 

Keempat, nonton bareng teman atau keluarga. 
Drakorian dibagi jadi beberapa tipe. Salah satunya tipe gercep. Yang kala episode baru brojol dengan atau bahkan tanpa subtitle, dia akan cepat segera menontonnya. Kalau dia sudah menonton dan diajak nobar oleh teman atau keluarganya, mau tak mau dia jadi nonton ulang drama itu, seenggaknya episode yang sudah duluan dia tonton. 

Sekian analisis kecil-kecilan atau jadi-jadian dari saya alasan drakorian yang menonton ulang drama. Bagaimana dengan saya? 

Karena saya tipenya bosenan, saya masuk ke tipe ke empat. Bahkan, kadang suka ngilang pas nobar, baru muncul lagi setelah adegan atau episode yang saya pun belum nonton. Itu mah saya ya.. 

Gimana dengan teman-teman geng drakorian saya yang lain? Yuk, disimak. 

Sabtu, 04 Juli 2020

Drama Remake, Rame yang Mana?


(Pinterest) 

Assalamu'alaikum... Annyeong chingudeul.. Gimana kabar harimu? Masih betah di rumah aja? Atau udah pada coba coba jalan-jalan keluar kota? Stay safe, stay health selalu ya. 

Okay, kali ini melanjutkan tema tulisan bersama tim Drakor dan Literasi. Masuk ke tema 12, tentang Drama Remake. 

Well o well, cerita yang keren, respon yang Bagus, pasti membuat kabita untuk menjajal drama tersebut di negaranya sendiri, disesuaikan dengan cita rasa pribumi. 

Ada beberapa drama remake yang saya pernah tonton, apa saja? Diantaranya... 

1. Meteor Garden (Cina), Hana Yori Dango (Jepang), Boys Before Flowers (Korea) 


Cerita tentang F4, anak horang kaya, ganteng parasnya, digandrungi satu sekolahan. Berurusan dengan seorang gadis dari kalangan biasa saja. Si rumput liar katanya. Atau bisa juga bunga teratai iconnya. 

Bermula dari komik, diangkat menjadi drama terlebih dulu oleh negeri Cina. Dan ya, saya menontonnya saat masih di bangku SMP. Saya bahkan ikut nge fans sama F4 saat menyanyi, sampai hafal, dan masih terngiang lagu-lagu mereka. Ada yang mau nyanyi bareng? Haha. 

Setelah berjilid-jilid meteor garden tamat. Saya lalu mencicip remake Jepangnya di bangku SMA. Dan saya pun ikut barisan fans nya Domyoji. Padahal, pas nonton meteor garden lebih suka dengan para pemain pendukungnya. Saya pun ikutan nyari Arashi karena kang Matsumoto Jun (yang jadi male lead) member Arashi. 

Lalu, terbitlah drama versi Koreanya dengan babang Lee Min Ho dan unnie Ku Hye Sun. Saat nonton drama ini, ku kembali suka sama pemain pendukungnya. Kim bum dengan saxophonenya lebih nancep di hati saya. 

2. Itazurana Kiss (Jepang) - It Start with The Kiss (Cina) - Playful Kiss (Korea) 



Itazurana kiss, dengan naoki yang cool dan Kotokonya yang gokil, menghibur saya pada masanya. Drama Jepang memang saya ikuti duluan daripada drama korea. Walau termasuk drama jadul, itazurana kiss masih dinilai menarik. Buktinya, Jepang sendiri melakukan remake tuk drama ini. Dan menjadikan Kotoko yang dulu menjadi cameo dalam drama remake terbarunya. 

It's start with the kiss jadi judul drama ini kala diremake oleh Cina. Kalau di drama Jepang, Kotoko dibuat lucu dengan sikapnya. Di versi Cina, sosok Ariel Lin memang benar-benar menggemaskan. So cute. Tapi tapi saya tak tonton juga sampai habis. Nanti saya ceritakan alasannya di bawah. 

Playful kiss menjadi drama adaptasi yang dibuat Korea. Karena saya tak begitu tertarik dengan Kim Hyung Jo, jadi saya drop drama ini setelah beberapa kali mengintip potongan scenenya. 

3. Scarlet Heart (Cina) - Moon lover: Scarlet Heart Ryeo (Korea) 


Saya pikir scarlet heart ryeo yang tayang tahun 2016 memang pure dari sejarah Korea ditambah bumbu fiksinya. Ternyata, dia hasil adaptasi dari drama Cina tahun 2011 yang berjudul Scarlet Heart. 

Saya menonton versi koreanya dulu baru menonton versi cinanya. Bedanya, versi cina jauh lebih panjang episodenya dari pada korea. Versi cina 35 episode sementara versi korea 20 episode. 

4. Sungkyunkwan Scandal (Korea) - Chang'an Youth (Cina) 


Perempuan yang menyamar jadi laki-laki dan masuk ke dalam sekolah bergengsi pada masanya. Walau tak dikatakan remake. Tema kedua drama ini sama. 

Saya menonton versi koreanya dulu karena memang Chang 'an baru dimulai bulan April 2020. Dimainkan oleh Park Min Young, Kim Yoo Chun, Soo Joong Ki, Yoo Ah In, dan masih banyak lagi. Drama ini menceritakan tentang persahabatan, idealisme para pelajar untuk mewujudkan kehidupan negara yang lebih baik. Saya pun jatuh hati pada Yoo Ah In, (edisi galfok terus). Memang type ku bad boy kayak Ah In di drama ini sih. 


Nah, Chang'an Youth juga begitu, drama ini menceritakan seputar persahabatan, konflik politik, kasus yang terjadi di masyarakat. Bedanya, jumlah episode versi cina lebih banyak, 24 episode sementara versi korea hanya 20 episode. Walau durasinya lebih pendek sekitar 45 menit per episodenya. Juga, pemain di Chang'an lebih banyak. Kalau di Sungkyunkwan scandal, mereka jadi 4 sahabat, di Chang'an mereka berlima, menyimbolkan diri dengan Bintang yang bersudut 5.

5. Good Doctor (Korea) - Good Doctor (Amerika) 

(Grid.id) 

Drama dokter spesial yang dibintangi Park Shi On dan Moon Chae Won sukses menarik perhatian saya, orangtua saya, juga suami saya. Padahal saya nonton sebelum menikah. Suami menonton versi Amerika nya. Dan berhasil membuatnya marathon menyelesaikan drama, begadang beberapa malam. 

6. Crazy Little Thing Called Love (Thai) - A Little Thing Called First Love (Cina) 



Film Thailand ini saya tonton berdasarkan rekomendasi kakak tingkat. Padahal kami ga begitu dekat. Jadi penasaran dong. Kenapa si teteh sampai ngerekomendasikan begitu? Bagus banget gtu? Dan ya. Film ini jadi film kedua Thailand saya setelah saya nonton Shutter. Terbukti bagusnya. 


Nah, karena film durasinya hanya hitungan jam. Perubahan female lead menjadi cepat. Akhirnya, Cina meremake film ini menjadi drama dengan tempo yang bisa membuat penonton melihat sedikit-sedikit perubahan sang female lead. Dari mulai bangku sekolah, kuliah, dan kerja. Semua dikemas menjadi 36 episode. Tak saya tonton semua memang, hanya intip-intip saja. 

7. Fated to Love You (Korea) - You Are My Destiny (Cina) 



Pernikahan karena 'kecelakaan' yang melibatkan dua insan yang masing-masing punya gebetan memang tak berawal lancar. Tapi, karena janin yang telah hadir. Sedikit demi sedikit, sayang dan Cinta hadir. Duet Jang Nara dan Jang Hyuk dengan karakternya yang sok keren, sukses membuat saya terkikik melihat tingkahnya. Diselingi haru biru drama yang hadir. Membuat saya Setia mengikuti drama ini dari awal sampai akhir. 

Ternyata, drama fated to love you ini hasil remake Korea dari drama Cina dengan judul yang sama. Wah, wah, penasaran dong. Gimana sih aslinya. Akhirnya, intip-intiplah saya. Daaan... Yak, cukup intip-intip saja.. Haha.. 

8. Dragon Zakura (Jepang) - God of Study (Korea) 



Dragon zakura, jadi drama jepang yang saya tonton di bangku SMA. Karena saat itu masih sekolah. Related banget dengan kondisi saya. Menonton Yamapi dan perjuangannya saat sekolah, menambah semangat saya untuk belajar. Demi masa depan yang cemerlang! 

Kegigihan sang guru pun patut diacungi jempol. Apalagi saya lulusan universitas pendidikan, bisa jadi inspirasi tuk berlaku optimal dalam mendidik. 

Negeri ginseng pun meremake drama ini. Diperankan oleh Yong Seung Hoon dan lainnya (ga ada yang apal lagi). Saya pun hanya intip-intip drama ini. Mungkin karena saat drama versi korea ini release saya sudah bukan anak SMA lagi. Hehe. Timing yorobun timing. 

Suka yang mana? 

Tak semua drama asli saya suka. Tak semua drama remake saya tak suka. 

Untuk nomor satu, kalau harus milih salah satu, saya lebih suka versi Jepang. Hana Yori Dango. Dan dari situ saya pun ikut suka dengan Arashi. Mengikuti drama Matsumoto Jun yang lainnya. Kenapa? Lebih physically distancing adegan-adegannya. 

Untuk nomor dua pun sama. Saya lebih suka itazurana kiss versi Jepang. Sosok naoki dan Kotoko versi Jepang sudah membekas. Selain versi Korea apalagi Cina terlalu berani. Romancenya kental sekali. Tak cocok buat saya. 

Ketiga, antara scarlet heart versi cina dan korea. Kalau boleh, saya mau gabung versinya. Jiahaha. Versi korea itu bikin sebal. Endingnya gantung, banyak juga yang ga Ridho ending begitu. Sementara versi Cina, saya suka opening dan endingnya. Openingnya membekas, endingnya pun hepi. Walau tuk jalan cerita, saya lebih suka versi Korea. 

Keempat, Sungkyunkwan scandal dan Chang'an Youth. Saya lebih suka Sungkyungkwan karena sosok Ah In nya. Hehe. Kalau drama sejarah Cina, cowok-cowoknya, beneran keliatan kayak pakai rok, padahal ada belahan panjang di pinggirnya. 

Kelima, Good doctor versi Korea sudah masuk di hati saya. 

Keenam, antara film dan dramanya. Saya lebih suka filmnya. Haha. Kenapa? Karena pemainnya lebih menarik dilihat, bagi saya ya. Walau opening dan endingnya saya lebih suka versi drama Cina nya. 

Ketujuh, fated to love you versi Korea lebih memikat hati saya. Karena saya suka dengan Jang Nara dan Jang Hyuk. Selain versi cina nya terlalu dekat dan drama banget, terkesan dibuat-buat. 

Kedelapan, karena saya suka Yamapi dan Aragaki Yui, saya lebih prefer Dragon Zakura dari God of Studynya Yoo seung hoo. 

Jadi, menentukan rame atau tidak versi saya, tergantung pemainnya, opening dan ending, jalan ceritanya, skinshipnya, daaan timingnya. 

Mau tau pendapat teman-teman saya tentang drama remake? Yuk, disimak. 

Rabu, 01 Juli 2020

Antara Reality Show dan Drama



Korea Selatan, selain bertabur drama, juga dipenuhi dengan ragam acara. Reality show. Pertama kali saya berkenalan dengan reality show Korea, saya menonton reality shownya super junior. Sudah lamaaa sekali, sampai saya lupa judul reality shownya apa. Yang pasti itu menceritakan tentang SuJu bersama dua orang gadis bule. Mereka belajar bahasa inggris bersama dua gadis bule ini. 

(Pinterest) 

Setelah habis, masih terhebos kpop, saya menonton WGM alias We Got Married, season awal banget. Tapi, tak semua pasangan saya tonton. Segimana dikasih 'bandar' aja.. Hehe.. Yang saya ingat ada pasangan Yong Hwa CN Blue dengan Soe Hyun SNSD, ada Victoria fx dengan Nickhun 2pm, ada Gain dengan JoKwon 2am (bodor ini, dua yoebo yang rumah awalnya semi dari mobil gtu). 

Lalu, lalu, saat kuliah, disela jam menunggu dosen, para mahasiswa ngampar duduk di depan laboratorium. Ternyata, eh ternyata, pada nonton Running Man. Waaah... Nobar di depan lab dong. Ketawa ketiwi bareng. Dari episode satu sampai ratusan. Itu flashdisk sampai mengantri. Kayak pas ngantri minta materi kuliah ke asisten dosen. 

(Pinterest) 

Saya sempat ga kenal alias pangling dengan Song Ji Hyo di Running Man, padahal doi jadi second female lead di Princess Hours. Lebih cantik rambut panjang pas di RM. 

RM atau Running man ini variety show yang full game. Isinya berbagai permainan dengan ending beragam hadiah. Permainannya asyik, bisa dipraktekkan saat gathering. 

Episode awal yang terngiang sampai sekarang adalah saat mereka main game bikin minum. Mereka diminta milih nomor untuk menentukan jenis sendok, jumlah jeruk nipis atau lemon yang dipakai. Kocak abizzz. Ngakak so hard. Bayangin deh yang kebagian sendok sayur buat gula dengan jumlah jeruk yang banyak sementara gelas ngan sakitu na. Atau bayangin pas dapet sendok mini tuk gula, sementara jumlah jeruknya banyak. Hasyeeem. Ekspresinya lucu. 

Di Running Man juga image Song Joong Ki terkuak. Ketauan clumsynya. Mian para fans Song Joong Ki. Padahal di drama apalagi DoTS kan keliatan cool banget. Hancurlah imagenya. Wajar kalau oppa satu ini ga lanjut di RM. Jaga image kali ya. 
(Pinterest) 


By the way, Running man ini satu- satunya variety show yang saya tonton dari awal episodenya. Walau akhir-akhir ini belum nonton lagi. Mamak letih, lebih milih bobo dari pada nonton. Kalau dulu mah, wah, sambil nyetrika nonton bareng keluarga, hampir TIAP MALAM. Ngeracun banget kan si aku. 

Awalnya sih nonton di laptop pakai earphone sendirian. Ngakak sendirian. Eh, akhirnya, nobar di TV. Ternyata, semuanya suka. Pada hafal sama membernya Yoo Jae Suk, Ji Suk Jin, Haroro, Gary, Kim Jong Kook, Lee Kwangsoo, Song Ji Hyo, Song Joong ki. Walau sekarang Joongki dan Gary keluar, ada ganti dua member baru yang tak kalah kocak, Jung So Min dan Yang Se Chan. 

Kalau orang-orang kabita makanan saat nonton drakor, saya dan suami (yang ikut teracuni RM) justru ikut kabita saat nonton RM. Saat episode permainannya seputar kuliner. Jajangmyeon, Mandu, Bibimbap, Samgyetang, Ramyeon, Naengmyon, daaan masih banyak lagi. Tentu bukan sekedar kuliner biasa, tapi diselingi permainan yang mengundang gelak tawa. Bahkan tak jarang yang bisa makan hanya beberapa orang saja. Tak semua member bisa makan.  Watir pisaan. Hanya bisa memandang. Atau cuma dikasih nasi kepal sama rumput laut. 

Betrayal, jangan percaya satu orang pun saat main di RM. Ga baik ini. Tapi, kocak karena semua member sudah tahu para betrayal itu nya eta-eta keneh. Yang pasti ya, Kwangsoo. Hoho. Kwangsoo bahkan bisa betray timnya sendiri demi keuntungannya. Walau lebih sering gagal karena ketahuan duluan. 

Karena ini reality show, no jaim jaim. Saya pun jadi tahu karakter asli para aktor dan aktris, beda sama di drama. Seperti Sang Yoeb yang jadi pemeran antagonis di While You're Sleeping. Doi beberapa kali diundang ke RM, dan beneran kocak. Sampai saya pikir dia akan direkrut jadi member saking seringnya diundang. Apalagi pas road trip ke Jepun. Lucu. 

Intinya, RM menjadi variety show yang masih saya tonton dari awal episode sampai sekarang. Ada variety show yang lain? Ada. Ga seintens RM, tapi pernah mengikuti banget. Karena cutenessnya overload. Apa coba? Yup. Para bayik dan ayahnya. The Return of Superman. 

(Soompi) 

Saya nonton sejak ada twins, So eun dan so jun. Ada triplet yang heboh dan berbeda, Daehan Minguk Manse. Ada sarang yang bapaknya pemain UFC, sekarang ikut bela diri apalagi gtu. Sampai akhirnya bergabung Daebak dan kakak-kakaknya. Dan sekarang Gary dengan anaknya HaO yang jenius. 

Saya sangat senang melihat anak-anak. Mereka tu masih polos, fitrah, suci, lugu. Kalau pun bandel suka ada aja bodornya. Dan mereka itu pintar, banget. 

Mereka belajar manners saat makan. Meminta maaf, berterima kasih, menunggu, dll. Apalagi waktu triplet Daehan Minguk Manse, bapaknya rajin bikin percobaan ke anak-anaknya. Anak-anak nya dikasih kasus, dilihat bagaimana responnya. Apakah menjalankan sesuai teori yang sudah diberikan atau tidak? Salah satunya sewaktu triplet kena hukum, satu per satu masuk ke dalam kamar dan diminta introspeksi sambil menghadap dinding. Sang kameramen, sesuai arahan ayahnya triplet, mengeluarkan robot yang berbicara (ayahnya yang ngomong). Setiap anak responnya berbeda. Daehan yang disiplin betul-betul menahan diri untuk menoleh dan menjawab si robot. Karena aturan dari ayahnya, kalau sedang instrospeksi tak boleh bicara atau menoleh. Sementara Minguk dan Manse yang lebih bebas langsung menjawab dan mengobrol dengan si robot. 

(Pinterest) 

Sekarang triplet sudah pada besar. Saya follow akun ig nya. Jadi kadang masih suka mengintip kesibukan mereka. Dan mereka masih cute dan menggemaskan. Bahkan, saat saya hamil dan bilang pada suami ingin anak seperti Daehan, cool, gtu. Suami malah bilang ingin anak seperti Manse, free spirit. Dan, terkabulkan do'anya. 😅 ini 3 anak lebih dominan free spiritnya. 

(Soompi) 

Variety show The Return of Superman tak saya ikuti lagi sejak melahirkan. Walau masih suka intip-intip via ig. Dan sekarang ku senang melihat HaO dan Gary setelah sebelumnya senang melihat neng Na Eun (bukan Na Eun yang jadi second female lead di Dinner Mate yaa). Masyaallah banget, neng Na Eun bisa bahasa Inggris, Jerman, Spanish, dan Korea saat usia masih kecil begitu. Udah mah geulis, bageur. Tapi, tetep suka ada perdebatan dalam kepala. Ngapain ngeliatin anak orang main sama bapaknya, mending main beneran sama anak sendiri. 😅 akhirnya, the return of superman pun hanya bisa diintip saja. 

Sekian ulasan saya tentang variety show dari negeri Ginseng yang saya ikuti dan pernah saya ikuti, yang menjadi favorit saya. 

Rekomendasi dari saya, kalau kamu termasuk yang butuh hiburan, dengan berbagai permainan, kamu bisa coba tonton Running Man. Kalau kamu sama seperti saya, senang dengan anak-anak, kamu bisa lihat The Return of Superman. Kalau kamu senang yang romantis-romantis, kamu boleh coba tonton We Got Married. 

Mau tahu gimana pendapat teman-teman saya tentang variety show di Korsel sana. Yuk, cekidot. 

Fungsi Adik untuk Kakak


(Detik) 

"Aku melahirkanmu agar kau merawat dan melindungi kakakmu" katanya sambil memeluk lelaki kecil itu. 

Cuplikan dialog drama korea terbaru ini cukup mengganggu pikiran saya. It's okay to not be okay sukses mencuri perhatian drakorian. Setelah kemarin-kemarin per drakoran banyak dengan tema serong alias selingkuh, kini ramai tema tentang mental illness, beraroma psikologi, salah satunya drama It's okay to not be okay atau psycho but it's okay. 

Male lead drama ini diperankan oleh Kim Soo Hyun, menjadi Gang Tae, yang GanTeng  😅. Dari kecil ia harus merawat kakaknya yang keterbelakangan mental karena ibunya meninggal. 

Sang ibu pun saat mabuk menyatakan pada Gang Tae kalau ia melahirkannya untuk merawat dan melindungi kakaknya, Sang Tae yang keterbelakangan mental. Sebelumnya pun, sang ibu memukul Gang Tae karena kakaknya dipukuli oleh orang, padahal ibunya memasukkan Gang Tae ke tempat les bela diri agar bisa melindungi Sang Tae. Belum lagi scene saat hujan turun juga saat tidur, fokus ibunya hanya untuk Sang Tae. Sehingga Gang Tae pun memancarkan aura sedih pada wajahnya. 

Kenapa episode 4 ini sangat mengganggu pikiran saya? Saya ingat film Barat yang bercerita tentang kakak yang terkena leukimia akut, dan oleh dokter, sang adik disarankan menjadi penyelamat kakaknya. Dengan mendonorkan darah, organ, juga jaringan tubuhnya agar kakaknya tetap hidup. My sister keeper, judulnya. 

(Pinterest) 


Saat sang kakak mengalami gagal ginjal, Anna, sang adik yang baru berusia 11 tahun dipaksa orangtuanya untuk mendonorkan satu ginjalnya untuk sang kakak. Anna yang bercita-cita sebagai cheerleader diperlihatkan tak ingin mendonorkan ginjalnya. Karena dengan mendonorkan ginjalnya, kemungkinan besar ia akan menjalani hidup seperti yang ia inginkan. Bermain bola, menjadi anggota cheerleader, bahkan menjadi seorang ibu. 

Gang Tae dan Anna sama-sama dilahirkan untuk menjaga keberlangsungan hidup sang kakak yang spesial. 

Jadi, apakah setiap anak itu dilahirkan untuk tujuan tertentu? Ya. 

Apakah adik dilahirkan untuk menjadi penjaga kakaknya? Ya, tapi tidak selalu. Bagi saya, keluarga itu sanctuary. Tempat yang memberi rasa aman, nyaman,  terlindungi, walau sedang diterpa berbagai masalah kehidupan. Bisa jadi untuk kasus Gang Tae dan Anna, merekalah yang menjaga sang kakak. Tapi, di keluarga lain, ada kakak yang harus menjaga adiknya. Ada banyak orangtua yang menjaga anak-anaknya. Karena fungsi keluarga itu saling menjaga. 

Saya yakin Allah ciptakan sesuatu tak ada yang sia-sia. Pasti ada maksud di dalamnya. Termasuk juga takdir bersaudara dengan siapa. Kita tak bisa memilih ingin lahir dari rahim siapa. Kita tak bisa memilih akan bersaudara dengan siapa. Kita tak bisa memilih jadi adik atau kakak. Inilah takdir. Ketetapan Allah. Dan saya yakin, ketetapannya PASTI BAIK. Boleh jadi menurut kaca mata manusia yang dhoif ini terlihat tidak adil, terlihat tidak manusiawi. Tapi, Allah Yang Maha Mengetahui yang nampak dan tersembunyi. Ia yang mengetahui hikmah dibalik peristiwa. 

Tuk bahasan hukum donor, lain kali saya tuliskan. Insyaallah. 

Lagi pula, Allah sudah nyatakan, "Tidaklah aku membebani manusia diluar kemampuannya". Allah yang menakdirkan keadaan, lebih tahu kesanggupan diri kita untuk melaluinya. Kita hanya diminta untuk bersabar menjalaninya. Semoga menjadi jalan pahala untuk meniti surga Nya. 

Wallahu'alam bish shawab.